Minta Doa Agar Covid-19 Segera Berakhir, Ketua DPD RI Kunjungi Ponpes Mansyul Huda 02 Tuban

48
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, pada Senin (04/05/2020) kemaren silaturahami ke beberapa pesantren termasuk sowan ke kiai sepuh KH Ahmad Muhyiddin Munawar, pengasuh Pondok Pesantren Mansyul Huda 02 Senori Tuban, Jawa Timur., untuk minta doakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Sumateranews.co.id, TUBAN – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melihat wabah corona atau Covid-19 selain harus ditangani medis dan Pemerintah, juga diperlukan ikhtiar para ulama.

Untuk itu, LaNyalla hari ini, Senin (04/05/2020) kemaren silaturahami ke beberapa pesantren termasuk sowan ke kiai sepuh KH Ahmad Muhyiddin Munawar, pengasuh Pondok Pesantren Mansyul Huda 02 Senori Tuban, Jawa Timur.

LaNyalla disambut dan dikalungi selendang berwarna hijau milik KH. Ahmad Muhyiddin Munawar sebagai simbol penghormatan.

Dalam pertemuan itu, LaNyalla mengingatkan akan pentingnya muhasabah bagi umat Islam di bulan suci Ramadan. Ia berharap, ada keberkahan di bulan suci Ramadan ini.

LaNyalla memohon dukungan doa dari ulama Nusantara agar wabah virus corona (COVID-19) segera berakhir di Indonesia agar masyarakat bisa hidup normal kembali.

“Sebagai umat Islam kita tidak lepas dari restu dan doa ulama. Semoga kita selalu bermuhasabah sebagai evaluasi diri apa yang telah kita perbuat selama ini. Restu dan sowan kiai ini semoga menambah spirit dalam melaksanakan aktivitas tugas negara,” kata LaNyalla.

“Selain tindakan medis, kita umat islam wajib membantu pemerintah dalam menanggulangi virus ini dengan banyak berdoa,” timpalnya.

Sebagai bukti kepedulian LaNyalla untuk memerangi Covid-19, Senator asal Jatim ini juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) ke beberapa Rumah sakit salah satu diantaranya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koesma Tuban sebagai RS rujukan yang ditunjuk pemerintah daerah dalam menangani pasien COVID-19.

Sementara itu, Putra Kiai Muhyiddin, Gus Ali atau Ali Ad’adi mengatakan, kedatangan LaNyalla sebatas menjalin silaturrahmi atau sowan selayaknya santri dengan kiai atau umaro (ulama) yang tidak dapat dipisahkan keterikatan batiniyahnya.

“Hanya sowan biasa. Memang kecintaan beliau kepada ulama ditandai dengan seringnya beliau silaturrahmi ke pesantren-pesantren,” kata Gus Ali.

Selain itu kata Gus Ali, LaNyalla juga menyerahkan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako).

Laporan : Agungeri III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here