Minggu Pertama Juli 2020, Polda Sumsel Jaring 54 Tersangka Kasus 3C dan 44 Tersangka Narkoba

120
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, saat menyampaikan rilis pengungkapan kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan tindak pidana narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya, pada minggu pertama Juli 2020, di ruangan kerjanya, Senin (6/07).

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Kepolisian daerah (Polda) Sumsel merilis pengungkapan kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan tindak pidana narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya, pada minggu pertama Juli 2020. Dalam rilis, yang disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi, MM sedikitnya ada 54 tersangka yang berhasil diamankan dari 33 kasus yang dilaporkan.

“Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran pada Minggu pertama bulan Juli 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 33 kasus tindak pidana dengan 54 tersangka,” sebut Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, saat menyampaikan rilisnya di ruangan kerjanya, Senin (6/07/2020).

Dijelaskan Supriadi, dari 33 kasus tersebut terbanyak adalah kasus Curat dengan 20 kasus, Curas 13 kasus. Sementara untuk kasus Curanmor, Anirat, dan Pembunuhan nihil.

“Ada 54 tersangka yang ditangkap Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polrestabes/ Polres jajaran terdiri dari 36 tersangka Curat, dan 18 tersangka kasus Curas,” jelas Supriadi.

Lebih lanjut dia utarakan, dari 33 kasus tersebut terbanyak yang mengungkap adalah Polrestabes dengan 5 kasus, Polres Banyuasin 4 kasus, Polres Muara Enim 4 kasus, Ditreskrimum Polda Sumsel 3 kasus, Polres Musi Banyuasin 3 kasus, Polres OKU 3 kasus dan Polres Prabumulih 3 kasus.

“Sedangkan Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 34 Kasus dan menangkap sebanyak 44 tersangka diantaranya, pengedar 33 orang, dan 11 pemakai, dengan barang bukti shabu seberat 524,59 gram, ganja 298,52 gram, dan 1 butir ekstasi,” tandasnya.

Masih dikatakan Supriadi, dari segi kuantitas untuk urutan Laporan Polisi (LP) terbanyak dari Polrestabes Palembang 8 LP, Polres Muba 5 kasus, Polres Banyuasin 4 kasus, Ditresnarkoba Polda Sumsel 3 LP, dan Polres OKUT 3 LP.

“Dari segi kualitas urutan Barang Bukti (BB) terbanyak Polrestabes (254,77 Gram shabu dan 48,52 Gram ganja), Ditresnarkoba Polda Sumsel (167,8 Gram sabu), Polres Muba (82,79 Gram sabu dan 1 butir ekstasi),” jelas Supriadi lagi.

Menurut dia, dari barang bukti narkoba yang disita (Shabu, Ganja, Ekstasi) maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil menyelamatkan sebanyak 4.642 Anak Bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Imbauan kepada masyarakat khususnya Provinsi Sumsel agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang tentunya dapat merusak generasi penerus bangsa,” ujar Kabid Humas.

Selanjutnya, ia juga mengatakan, bahwa meskipun dimasa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/ tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba di wilayah hukum Polda Sumsel.

“Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, kami berharap kepada masyarakat Sumsel agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor,” tutupnya.

Laporan : King III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here