Meriahkan HUT Ke-72 RI, Askolani Gelar Lomba Mancing

134

Sumateranews.co.id, BANYUASIN- Sekitar 450 pemancing yang berasal dari Kecamatan Talang Kelapa, Sembawa, dan Pangkalan Balai kumpul di Kolam ikan milik H Askolani Jasi di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Mereka ikut perlombaan mancing yang diadakan H Askolani Jasi dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Sabtu (19/8).

Para pemancing ini juga memberikan suport dan dukungan atas pencalonan H Askolani Jasi sebagai balon Bupati Banyuasin 2018-2023.

Lomba mancing ini gratis dan akan memperebutkan berbagai macam hadiah menarik mulai Lemari Es, Hp Android hingga hadiah menarik lainnya. “Lomba mancing ini selain memeriahkan HUT RI juga upaya kita untuk menjalin silaturahmi dan menjaga kebersamaan,” kata H Askolani.

Mantan Kadin Pertama Banyuasin ini juga berharap, melalui lomba mancing tersebut dapat menumbuhkembangkan persatuan dan kesatuan, guna membangun Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Banyuasin pada khususnya.

H Askolani Jasi yang merupakan Bakal Calon Bupati Banyuasin 2018-2023 dalam kesempatan ini menyosialisasikan terkait visi dan misinya Banyuasin Bangkit kepada para pemancing.

H Askolani menegaskan bahwa karakter kepemimpinannya adalah Berani, Tangguh, Profesional, Kreatif, dan Inovatif serta melayani dengan nurani. “Wani Lan Sembodo Berani dan Mampu,” tegasnya dan mendapat aplus dari para kader Hanura.

Sedangkan prinsip kepemimpinannya terang Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini Berani Visioner, Berani Jujur, dan Terbuka, Berani memihak Kepentingan rakyat, berani profesional dan Adil di atas kepentingan semua golongan serta berani kreatif dan berbudaya.

“Agenda kerja, kepemimpinan etis, fokus pada UMKM dunia usaha dan Pariwisata, tata ruang, dan lingkungan yang humanis, perbaikan infrastruktur yang produktif, Akuntabilitas keuangan publik dan perbaikan birokrasi, pendidikan yang terjangkau, berkualitas dan bermartabat, sektor kesehatan yang lengkap terjangkau dan profesional. Serta pengelolaan hubungan antardaerah dan hubungan luar negeri. “Program kerja nyata kita yakni program prima Banyuasin Bangkit, agenda kerja yang terfokus dengan UMKM, dunia usaha dan pariwisata yang tujuannya untuk pemberdayaan masyarakat secara kreatif dan mandiri,” jelasnya.

Askolani menegaskan bahwa dirinya maju menjadi Balon Bupati Banyuasin ini sebagai wujud pengabdian terhadap Kabupaten Banyuasin yang sama-sama kita cintai ini. Maka dari itu dengan Program Banyuasin Bangkit yang sudah disusunnya, maka dirinya yakin Banyuasin kedepan akan lebih baik lebih maju mulai dari sektor infrastruktur, ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan termasuk kehidupan keagamaan.

“Saya berkenyakinan, dengan Program Banyuasin bangkit Kabupaten Banyuasin akan lebih maju dan rakyatnya akan sejahtera sebagai cita-cita kita bersama,” tuturnya.

Memang umur Kabupaten Banyuasin kata Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini belum seberapa dibandingkan dengan Kabupaten lainnya tapi dengan segala potensi yang dimiliki oleh kabupaten ini seharusnya sudah bisa mengejar ketertinggalan paling tidak dengan kabupaten-kabupaten tetangga yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Kedepannya Kabupaten Banyuasin harus bisa melakukan percepatan dan sinkronisasi program pembangunan secara terintegrasi di segala sektor. Inilah yang mendasari kami membuat Visi Banyuasin Bangkit.

Banyuasin BANGKIT merupakan visi pembangunan di Banyuasin kedepan yang kami tawarkan kepada masyarakat Banyuasin dan kami yakini dapat memberikan perubahan signifikan pada pembangunan di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin beberapa tahun kedepan.

“Secara harfiah Bangkit diartikan sebagai ‘bangun dari tidur’ lalu berdiri dan bergerak. Hal ini menggambarkan bahwa sudah saatnya Banyuasin untuk bangkit dari tidur panjang nya, berkerja keras dan cerdas mengejar ketertinggalan. BANGKIT juga adalah akronim dari Berdayasaing, Aman, Nyaman, Guyub, Kreatif, ber Iman dan Taqwa yang merupakan Intisari dari Visi dan Misi yang kami tawarkan untuk membangun Banyuasin lebih baik lagi,” tegas pria kelahiran Teluk Kijing 23 April 1974 ini.

Sementara itu, juara I lomba Mancing Arif Fajar mengaku berterima kasih kepada H Askolani yang telah mengadakan lomba ini. Dia menilai H Askolani sosok yang tepat memimpin Banyuasin ke depan. “Pak Askolani cukup mengerti keinginan masyarakat, saya kira dia orang yang tepat untuk memimpin Kabupaten ini,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Harun pemancing lainnya bahwa lomba ini bisa mempererat hubungan kekeluargaan. “Artinya H Askolani ini sosok pemersatu dan saya kira perlu didukung oleh semua rakyat Banyuasin,” timpalnya.

Laporan : Al Dafid

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here