Mengaku Anggota, Pria Ini Renggut Kesucian Wanita Kenalannya

5361
Foto tersangka kasus pemerkosaan, Andre Aprila (26) warga desa Sialingan Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muaraenim, saat diamankan di Mapolsek Lembak, Jumat malam kemarin. Usai berhasil memperdayai dan memperkosa korbannya, SA (24), pelaku yang mengaku sebagai anggota ini berhasil diringkus di rumah kediamannya.

Sumateranews.co.id, MUARAENIM – Diduga mengaku sebagai anggota, Andre Aprila (26) warga desa Sialingan Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muaraenim berhasil memperdayai dan memperkosa wanita kenalannya, SA (24) di sebuah pondok areal kebun karet milik warga di Desa Gaung Asam Kecamatan Belida Darat. Usai puas menyalurkan hasrat nafsunya, korban kemudian diantarkan pelaku ke simpang empat Gelumbang Muaraenim, untuk dinaikkan ke mobil travel tujuan Palembang.

Peristiwa pemerkosaaan yang dialami warga Cambai, kota Prabumulih pada Selasa sore (26/3/2019) sekitar pukul 14.30 WIB ini terungkap setelah petugas Reskrim Polsek Lembak berhasil menangkap pelaku, pada Jumat malam (29/3) sekitar pukul 23.30 WIB kemarin.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono SIk MH melalui Kapolsek Lembak Iptu Desi Azhari SH ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan pihaknya telah meringkus seorang pria atas dugaan perkosaan yang dilaporkan korban SA dengan nomor LP NO : LP/B/07/III/2019/Sumsel/Res. Muara Enim /Sek.Lembak/28/03/19.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui bahwa tersangka berada di kediamnnya. Tanpa menunggu kita langsung melakukan penangkapan. Dari interogasi awal, pelaku mengakui telah memperkosa korban,” jelas Kapolsek, Sabtu siang (30/3).

Dikatakan Kapolsek, saat ditangkap pelaku tidak memberikan perlawanan dan mengakui telah memperkosa wanita yang baru dia kenal selama 2 hari tersebut.

“Pelaku dengan korban ini baru kenal, awalnya korban minta antar ke travel mau ke Palembang. Saat diperjalanan itulah, korban diperkosa disebuah pondok kebun karet milik warga di Desa Gaung Asam, Belida Darat,” imbuh Desi Azhari.

Kasus perkosaan itu sendiri, ditambahkan Iptu Desi Azhari bermula ketika pelaku datang bertandang kerumah korban. Tak lama kemudian, korban meminta pelaku yang dia kenal mengaku sebagai anggota ini untuk mengantarkannya ke travel di RM Siang Malam, di Jalan Jenderal Sudirman Cambai untuk pergi ke Palembang.

Namun ditengah perjalanan pelaku bukannya langsung menuju ke lokasi yang dipinta korban, malah membelokkan laju arah sepeda motornya menuju ke Desa Gaung Asam Kecamatan Belida Darat Muaraenim. Karena merasa curiga korban pun sempat menanyakannya, tetapi dijelaskan pelaku ingin mengajaknya berjalan-jalan sebentar sehingga akhirnya korban menurut.

Pelaku yang merasa berada di atas angin ini kemudian mengajak korban ke sebuah pondok di areal kebun karet (TKP) milik warga, dan menyuruh korban turun untuk beristirahat sejenak. Bak masuk ke dalam perangkap buaya, korban yang tak sadar akan akal jahat pelaku ini lagi-lagi hanya diam dan menuruti kehendak pelaku.

Setibanya di dalam pondok, pelaku yang sudah dikuasai hawa nafsu ini meminta korban melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun korban menolak sehingga akhirnya pelaku kesal dan memaksa korban sambil memeluk dan melepaskan celana yang dipakai korban.

Awalnya korban sempat memberikan perlawanan, tetapi karena kalah tenaga akhirnya pelaku dengan leluasa menyalurkan libido seksnya dan merenggut kesucian yang sangat dijaga korban untuk dipersembahkannya ke calon suaminya kelak.

Selanjutnya, usai puas menikmati tubuh korban, pelaku kembali memakai celananya dan bergegas meninggalkan pondok untuk menggantarkan korban mencari travel tujuan Palembang kearah Gelumbang. Setibanya di persimpangan empat Gelumbang, korban dinaikkan ke travel dan kembali sempat diancam pelaku agar tidak menceritakan tindakannya tersebut ke orang lain.

Namun sesampainya di Palembang, korban yang gelisah akhirnya menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada saudaranya, MK.

Mendengar kabar tersebut, MK langsung menelpon keluarganya di desa Muara sungai. Oleh keluarganya, kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Lembak dan berhasil menangkap pelaku di rumah kediamannya berikut mengamankan sejumah barang bukti berupa, celana panjang jeans Abu-abu, kemeja panjang putih, Sweater biru abu-abu, celana dalam ungu dan bra ungu, kaos singlet coklat dan jilbab motif bunga biru milik korban.

Laporan : Wendi/Deka

Editor     : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here