Membangun dari Desa, TMMD Ke-128 Biak Numfor Libatkan TNI dan Masyarakat

BIAK NUMFOR – Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali digaungkan melalui pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Upacara resmi yang dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, di Distrik Bondifuar, menandai dimulainya sebuah program terpadu yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Program TMMD Ke-128 ini mengusung tema yang sarat makna: “TMMD SATUKAN LANGKAH, MEMBANGUN NEGERI DARI DESA”. Tema ini menegaskan komitmen untuk menjadikan desa sebagai titik awal dan pusat pembangunan, serta menekankan pentingnya persatuan langkah antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mencapai kemajuan bangsa. Pelaksanaan TMMD Ke-128 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 1980 melalui program ABRI Masuk Desa, yang telah terbukti menjadi motor penggerak pembangunan di berbagai penjuru nusantara.

Dalam pelaksanaan TMMD Ke-128 di Biak Numfor, sasaran pembangunan terbagi menjadi dua fokus utama, yaitu fisik dan non-fisik, yang dirancang secara sinergis untuk memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Untuk sasaran fisik, program ini akan merealisasikan pembangunan 7 unit Rumah Layak Huni Tipe K-36, dengan ukuran masing-masing 6 meter x 6 meter. Pembangunan rumah ini diharapkan dapat secara langsung meningkatkan kualitas hidup dan memberikan rasa aman bagi keluarga penerima manfaat, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan.

Sementara itu, sasaran non-fisik akan mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan dan pelayanan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan memperkuat fondasi sosial serta kebangsaan. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi:

  • Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara: Guna menanamkan rasa cinta tanah air, semangat nasionalisme, dan kesadaran akan pentingnya pertahanan negara sejak dini.
  • Sosialisasi Kesehatan: Memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit menular maupun tidak menular, serta pentingnya sanitasi yang baik.
  • Sosialisasi Pertanian: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui penerapan teknologi pertanian modern dan berkelanjutan untuk mencapai swasembada pangan.
  • Sosialisasi Perkebunan dan Kehutanan: Mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, pelestarian lingkungan, dan pemanfaatan hasil perkebunan serta hutan secara lestari.
  • Sosialisasi Peran Kamtibmas & Narkoba: Meningkatkan kesadaran hukum, pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba yang merusak generasi muda.
  • Pelayanan KB-Kesehatan: Menyediakan akses layanan kesehatan reproduksi, keluarga berencana, serta layanan kesehatan dasar lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., melalui Sekda Kab. Biak Numfor Zakharias L. Mailoa, S.T, M.M dalam amanatnya, menekankan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan sebuah manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kemanunggalan TNI dengan Rakyat adalah landasan utama bagi terwujudnya ketahanan masyarakat yang makin tangguh,” tegasnya. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pemeliharaan hasil TMMD, menjadi kunci keberhasilan.

Beliau juga mengajak masyarakat Distrik Bondifuar untuk menjadikan anggota Satgas TMMD sebagai bagian dari keluarga sendiri. “Jadikan mereka sebagai saudara dan keluarga kalian sendiri, serta berikan rasa nyaman selama melaksanakan tugas ini,” pesannya kepada masyarakat. Hal ini penting untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dan mempererat ikatan emosional antara TNI dan rakyat.

Kepada anggota Satgas TMMD Ke-128, Bupati berpesan agar senantiasa membangun kebersamaan dengan masyarakat, memahami budaya dan tradisi lokal, serta menjaga citra TNI/Polri dengan tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi.

Acara pembukaan yang khidmat ini dihadiri oleh para Komandan Satuan TNI/Polri, pimpinan SKPD Kabupaten Biak Numfor, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, serta segenap prajurit TNI/Polri anggota Satgas TMMD ke-128 dan masyarakat Distrik Bondifuar. Naskah serah terima kegiatan ditandatangani oleh Komandan Kodim 1708/Biak Numfor, Letkol Kav John Alberth Suweny, S.H, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Biak Numfor, Drs. I Putu Wiadyana, MM.

Program TMMD Ke-128 ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan fisik dan meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa melalui semangat gotong royong yang merupakan warisan luhur budaya Indonesia. Dengan tema yang diusung, “TMMD SATUKAN LANGKAH, MEMBANGUN NEGERI DARI DESA”, diharapkan Biak Numfor dan seluruh Indonesia dapat terus bergerak maju menuju masyarakat yang makmur, sejahtera, dan mandiri. (*)

 

Pos terkait