Melawan Petugas Saat Ditangkap, Pencuri Hp Polisi Ini Didor

43
POLISI RINGKUS PENCURI HP POLISI : Idi Arfian (35), warga jalan Dahlia RT.001 RW.002 kel. Anak petai kec. Prabumulih utara kota Prabumulih ini saat diamankan Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat. Tersangka pencuri Hp milik anggota polisi ini terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri, saat digrebek petugas di lokasi Pasar Inpres Prabumulih, pada Senin malam (22/07) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Idi Arfian (35), hanya meringis dan menahan kesakitan saat dipapah sejumlah anggota Satreskrim Polsek Prabumulih Barat. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan sebutir timah panas pada bagian betis kaki sebelah kirinya karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat digrebek Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat, pada Senin malam (22/07/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tersangka yang tercatat sebagai warga jalan Dahlia RT.001 RW.002 kel. Anak petai kec. Prabumulih utara kota Prabumulih ini berhasil ditangkap saat sedang berada di lokasi Pasar Inpres Prabumulih. Usai diberikan perawatan tim medis, tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Prabumulih Barat guna diproses hukum lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Mahdi, S.E., M.M didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan, S.H membenarkan penangkapan pelaku pencurian tersebut. Saat ini pelaku masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Menurut Kapolsek, penangkapan terhadap tersangka Idi Arfian ini buntut dari laporan korbannya atas nama Risnaldi Setiawan yang merupakan anggota Polri Polres Prabumulih.

“Pelaku mengambil satu unit handphone milik korban dengan modus mencongkel jendela rumah korban yang berada di jalan simpang 3 Gunung Kemala RT. 001 RW. 002 kel. Patih Galung kec. Prabumulih Barat kota prabumulih,” terang AKP Murshal Mahdi.

Tersangka sendiri berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat pimpinan Kanit Reskrim Ipda Darmawan, S.H pada hari Senin (22/7/2019) sekira jam 20.00 Wib saat berada di kawasan Pasar Inpres Kota kota Prabumulih.

“Saat akan ditangkap pelaku berusaha melawan petugas dan melarikan diri, bahkan petugas yang melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali tidak dihiraukan oleh pelaku, sehingga membuat petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku,” tegas Kapolsek.

Selanjutnya usai dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, tersangka langsung dibawa ke Polsek Prabumulih Barat untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone milik korban.

“Karena memberikan perlawanan saat akan ditangkap, pelaku akhirnya kita lumpuhkan di kakinya. Akibat ulahnya, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” tegas AKP Murshal.

Laporan : Abd/Ril

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here