Mayat Wanita Parubaya Tewas Bersimbah Darah, Ternyata Pembunuhnya Anak Kandung Sendiri yang Punya Riyawat Stres

487
Mayat Wanita Parubaya Tewas Bersimbah Darah, Ternyata Pembunuhnya Anak Kandung Sendiri yang Punya Riyawat Stres

PRABUMULIH Kejadian penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seorang ibu telah terjadi di Perumahan Maharani Blok A-06 Griya Sejahtera Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Minggu (24/1/2021) malam.

Seorang anak kandung tega membunuh ibu kandungnya sendiri dengan menyabetkan parang pada leher ibunya saat berada di dalam rumah hingga tewas.

Korban pembunuhan tersebut bernama Nurhayati, perempuan berusia (63) tahun. Ibu rumah tangga ini dibunuh oleh putra sulungnya yang belakangan diketahui bernama Syamsul Bahri (40).

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH di dampingi Kapolsek prabumulih timur AKP Herman Rozi SH MH, menjelaskan, informasi dari para saksi bahwa kejadian pembunuhan itu terjadi pukul 19.30 pada Minggu (25/1/2021) malam tadi.

”Pelaku diduga sudah lama mengalami stres, sehingga tega membunuh ibu kandungnya sendiri,” jelasnya.

AKP Abdul Rahman juga menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara para saksi-saksi di lokasi kejadian, aksi keji pelaku menganiaya ibu kandungnya itu dengan secara tiba-tiba langsung membacok leher korban tepat di leher pelipis kanan dengan sebilah parang.

Sehingga, korban Nurhayati langsung terjatuh berlumuran darah dan seketika meninggal dunia di TKP.

“Korban dan pelaku tinggal satu rumah bersama-sama dua adiknya yang saat kejadian kedua adik pelaku, tidak ada di rumah. Setelah pelaku membacok ibunya pelaku langsung keluar dan meninggalkan lokasi tersebut,” terang Kasat Reskrim.

“Sedangkan parang diletakkan oleh pelaku di dalam ember kamar mandi, pada saat pelaku keluar rumah, sempat bertemu dengan adik kandung pelaku yang bernama Syarif Hidayat yang baru sampai di rumahnya dan sempat berkata bahwa pelaku sudah membacok ibunya sendiri di dalam rumah dan pelaku langsung pergi meninggalkan TKP,” bebernya.

Untuk diketahui peristiwa bermula pada saat saksi Syarif Hidayat pulang kerumah dari Kota Palembang sekira pukul 20.00 WIB. kemudian saksi masuk kedalam kamarnya melihat pelaku sedang duduk diatas kasur, selanjutnya saksi bertanya kepada pelaku.

“Ngapoi kau dikamar aku,” lalu pelaku menjawab “Aku habis bunuh mak”. Kemudian saksi keluar dari kamar menuju kearah dapur dan melihat korban sudah tergelatak bersimbah darah dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, setelah melihat korban saksi hendak menemui pelaku namun pelaku sudah melarikan diri.

Usai kejadian naas tersebut ditemuan – 1 (Satu) bilah senjata tajam jenis golok, sementara pelaku diduga Mempunyai riwayat ganguan jiwa pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dengan penyakit epilepsi/ayan. Atas tindak pidana pembunuhan tersebut, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP.

Laporan : King III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here