Masyarakat Minta Bupati Aceh Singkil Copot Kepala Desa Ketapang Indah

65
Tokoh masyarakat Ketapang Indah H. Hasanuddin Ginja

Diduga Tidak Transparan Penggunaan DD

Sumateranews.co.id, ACEH SINGKIL – Sejumlah masyarakat Desa Ketapang Indah, meminta kepada Bupati Aceh Singkil Dulmusrid agar segera mencopot/menonaktifkan oknum Kepala Kampung Ketapang Indah dari jabatannya.

Permintaan tersebut diminta oleh tokoh masyarakat Ketapang Indah H. Hasanuddin Ginja dan warga lainnya, saat dibincangi disalah satu warung kopi di Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, baru-baru ini.

Menurut H. Ginja, oknum Kepala Desa Ketapang Indah diduga telah melakukan penggelapan dana desa (DD) tahun anggaran 2019. Seperti yang tertera di dalam APBKam-Perubahan.

Antara lain dana pembelian teratak dan pengadaan pecah belah dusun III, dan pecah belah Rp.224.232.000, kemudian kegiatan bantuan bencana alam Rp.35.114.531, dan pengelolaan Gula Aren dari pohon sawit Rp.50.000.000.

“Dia (kades) sebagai kepala kampung yang tidak transparan kepada masyarakat tentang penggunaan dana desa yang dikelolanya beserta perangkatnya. Kami masyarakat di desa ini meminta agar Bupati Aceh Singkil bisa mengabulkan permintaan kami,” harap Ginja.

Dalam kasus tersebut masyarakat telah melaporkan kepada pihak berwenang yakni, pihak Inspektorat Aceh Singkil dan pihak Kepolisian.

Selain itu, Ginja juga mengatakan bahwa berbagai kasus yang telah dilakukan oleh gecik, pengadaan kerbau 5 ekor tahun 2018 sampai kini belum tahu di mana rimbanya, kemudian pembekoan parit di belakang kantor desa senilai 60 jutaan, satu pun tidak di musyawarahkan kepada masyarakat.

“Ditambah dana BUMK tahun 2019 sebesar 135 juta yang dikuasainya walau akhirnya diserahkannya kepada BUMK di tahun 2020 itupun bayar utangnya yang dipinjamnya dana BKPG. Ditambah lagi pengadaan becak motor sampah, sudah dianggarkan akan tetapi tidak difungsikan bahkan motor sampah tersebut dibuatnya di belakang rumahnya,” tuturnya kepada awak media.

“Maka dari itu saya berharap kepada bupati agar bisa mengabulkan permintaan masyarakat untuk mencopot atau memberikan sanksi kepada kepala kampung ketapang indah tersebut,” tegas H. Ginja.

Laporan : Ramail III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here