Masih Rendah Realisasi Anggaran di Tiga OPD, Bupati Minta percepatan

0
159

Sumateranews.co.id, BENGKULU- Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Rejang Lebong mengingatkan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penyerapan atau realisasi anggaran dengan waktu yang masih tersisa ini, sebab BPKD mencatat setidaknya ada 3 OPD yang penyerapan anggarannya paling rendah. Masih ada tiga OPD serapannya masih rendah.

Dari hasil Rekapitulasi Register SPD, SP2D belanja langsung tahun 2017, terdapat 3 OPD yang penyerapannya paling rendah antara lain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dari pagu dana APBD sebesar Rp.5.330.858.165 SPD (surat penyedia dana) yang telah diterbitkan sebesar Rp.3.123.048.665 sedangkan berdasarkan SP2D sebesar Rp.957.112.464 (17,95 persen) selisih antara SPD dan SP2D sebesar Rp.2.165.936.201

Kemudian, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) pagu dana APBD sebesar Rp.1.867.347.000 yang telah diterbitkan Rp.475.909.000 realisasi berdasarkan SP2D Rp.332.295.483 (17,80 persen), selisih SPD dan SP2D sebesar Rp.143.613.517. Selanjutnya, Dinas PU dan Penataan Ruang pagu belanja langsung sebesar Rp.124.601.325.000, SPD yang telah diterbitkan Rp.94.017.671.100, Sedangkan realisasi berdasarkan SP2D Rp.26.591.757.390 (21,34 persen) selisih SPD dan SP2D Rp.67.425.913.710.

Selain di 3 OPD tersebut, di sekretariat Pemkab Rejang Lebong dan pemerintahan tingkat kecamatan juga masih minim realisasi anggaran. Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi SH MSi mengatakan bagi OPD, sub bagian di Sekretariat Pemkab Rejang Lebong dan kecamatan untuk dapat mengatasi masalah minimnya serapan tersebut sesegera mungkin. Jika memang masalah tersebut terkait soal sumber daya manusia (SDM) berarti perlu adanya evaluasi kinerja di masing-masing OPD.

‘’Kepada seluruh OPD untuk mempercepat realisasi anggaran karena proses pembahasan APBD-P 2017 akan segera dibahas dan APBD 2018 tahapannya agar segera dimulai. Di pembahasan inilah kinerja masing-masing OPD akan terlihat, bagaimana realisasi anggarannya tahun ini. Jika realisasi kurang baik tentunya akan menjadi catatan,” tandasnya, Kamis (31/8).

Laporan : Benny Septiadi
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre