Masalah Kesejahteraan Rakyat adalah PR Besar Buat Bupati Lahat Mendatang

0
142

Sumateranews.co.id, LAHAT- Masalah kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan, nampaknya akan jadi PR besar, bagi pemimpin Kabupaten Lahat di masa mendatang.

Pasalnya, hingga saat ini masih saja didapati beberapa desa yang terisolasi. Jauh dari gemerlapnya lampu di malam hari, hingga fasilitas jembatan sebagai akses keluar masuk roda perekonomian masyarakat pun belum ada.

Hal itu sebagaimana yang terjadi di Desa Beringin Janggut, Kecamatan Kikim Selatan Lahat. Setidaknya hampir 1000 kepala keluarga di desa itu, masih merasakan sulitnya akses keluar masuk desa. Masyarakat harus rela berjuang dengan derasnya air Sungai Pangi, untuk sampai ke desa seberang, Desa Panararang.

“Kalau air sedang besar, terpaksa tidak bisa menyebrang. Ini satu-satunya akses terdekat, hanya melalui satu sungai Kalau ke arah Empat Lawang, harus menyebrangi tiga sungai,” ujar Erwinsyah, Kades Beringin Janggut, Selasa (27/2).

Jauhnya akses yang ditempuh masyarakat menuju Sungai Pangi, hingga satu jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat. Rupanya diperparah dengan rusak dan berlumpur jalan. Sulitnya akses komunikasi, membuat masyarakat di Talang Karet, Talang Padang, dan SP Bali, sulit mendapatkan informasi.

“Sebenarnya, jembatan penghubung sudah dikerjakan sejak tahun 2004 lalu di Desa Beringin Jaya. Hanya saja, dua tahun terakhir pengerjaannya terhenti. Listrik juga baru masuk lima bulan terakhir,” kata Suhardi, warga setempat.

Laporan : Novita
Editor/Posting : Imam Ghazali