Maksimalkan PAD Lahat, Pemda Akan Pecah Dua BKD?

238

Sumateranews.co.id, LAHAT – Fikriansyah SE Kepala Dinas Badan Keuangan Daerah melalui Kabid Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lahat Subran mengakui bahwa khusus pendapatan asli daerah ( PAD ) belum tercapai secara maksimal.

Ketika diwawancarai awak media (29/8/2019) di ruang kerjanya, dengan lugas Subran mengatakan bahwa khusus untuk pendapatan asli daerah Kabupaten Lahat memang belum tercapai seperti apa yang diharapkan.

Untuk realisasi pendapatan setelah ABT 2019 pendapatan yang direncanakan adalah Rp. 1.998.625.355.531,00 sementara realisasi sampai bulan ini Rp. 1.283.329.205.190,78 atau 64,01 %. Sementara Pendapatan Asli daerah (PAD) direncanakan Rp. 121.165.768.419.00 realisasi sampai bulan ini Rp.78.114.234.602,35 atau 64,47 %.

Pemerintah sedang mempertimbangkan bahwa untuk mengoptimalkan sektor pendapatan maka Badan Pengelolaan Keuangan harus dipisah menjadi dua dinas. Pertama Dinas Pendapatan dan Kedua Dinas Pengelolaan Keuangan. Dengan opsi itu maka kinerja aparatur akan menjadi lebih efektif.

Ketika ditanya sumber daya manusia seperti apa yang dibutuhkan di BKD? Subran mengatakan bahwa diperlukan orang orang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.

Hal yang sama juga disampaikan mantan Sekretaris BKD Lahat Nilhaki, beliau sangat sependapat dengan pemisahan BKD menjadi dua dinas. Sebab dengan begitu upaya peningkatan APBD akan lebih terdongkrak.

Laporan          : Idham/Novita

Editor/Posting : Imam Ghazali

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here