Mahasiswa UNISKI ‘Peduli’, Bantu Tunanetra Yang Berjuang Untuk Perobatan Isteri Sakit

108

KAYU AGUNGBentuk kepedulian sesama muslim terhadap keadaan keluarga Hartoni alias Yanto (42) sang tunanetra warga Kelurahan Kutaraya Kecamatan Kayuagung OKI Provinsi Sumatera Selatan yang berjuang untuk keluarganya dimana istri tercintanya bernama Dede Sri Mulyati (40) saat ini masih terbaring di Rumah Sakit Muhammad Husein (RSMH) Palembang karena diduga sakit komplikasi (maag, kolestrol, dan darah tinggi) bahkan diduga telah mengidap penyakit Diabetes Malitus dan Jantung Koroner tersebut Mahasiswa Uniski Kayuagung “Peduli” memberikan bantuan berbagai jenis bahan pokok dan sejumlah uang.

Pemberian berbagai jenis bahan sembako seperti beras, mie instan, telur  dan lainnya serta sejumlah uang untuk keluarga Hartoni alias Yanto sang tunanetra merupakan hasil kami Mahasiswa Fakultas Hukum UNISKI Kayuagung yang sebelumnya menggalang dana untuk korban bencana kebakaran di Kabupaten Lahat selama tiga hari, terang Rivaldi Setiawan perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum UNISKI Kayuagung saat dibincangi wartawan sumateranews.co.id, Senin (12/10/2020).

“Kami mendapat informasi dari beberapa media dan dari kanda Aliaman yang juga alumni mahasiswa fakultas hukum UNISKI Kayuagung bahwa ada tunanetra yang istrinya sedang sakit dan  dirawat di RSUD Kayuagung dan sepertinya sangat perlu bantuan”, ujar Rivaldi Setiawan.

Lanjutnya, teman-teman merasa sangat tersentuh dengan apa yang dialami keluarga pak Hartoni   sekeluarga, atas musyawarah teman-teman mahasiswa lainnya, lalu disisihkan bantuan untuk pak Hartoni. Meski tidak banyak, namun itulah yang dapat diberikan dan semoga dapat bermanfaat untuk keluarga Hartoni.

“Kami sebagai mahasiswa hanya sekedar perpanjangan tangan dari para donatur yang memberikan dan mempercayakan donasinya untuk mereka yang membutuhkan, semoga dapat bermanfaat”, harap mereka.

Sementara itu si tunanetra Hartoni alias Yanto saat disambangi oleh para Mahasiswa UNISKI Kayuagung merasa sangat tersentuh dan begitu berterima kasih.

“Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas kedatangan para Mahasiswa UNISKI Kayuagung yang telah sudi melihat keadaan kami, namun istri saya saat ini sedang tidak dirumah karena sejak tanggal 7 Oktober 2020 sudah dirujuk ke RSMH Palembang.

“Terimakasih atas segala bantuannya, semoga ALLAH SWT memberikan balasan yang lebih dari apa yang diberikan para Mahasiswa UNISKI Kayuagung kepada keluarga kami, dari lubuk hati kami yang paling dalam kami tetap berharap agar kiranya keluarga kami, masyarakat dan para donatur lainnya agar dapat membantu meringankan beban yang saya pikul saat ini”, ungkapnya.

Dibincangi mengenai biaya pengobatan istrinya selama ini, Hartoni mengatakan, untuk biaya pengobatan selama ini, istri saya menggunakan BPJS, selama ini tidak ada pungutan biaya sepeserpun dari pihak rumah sakit, namun bila harus ada obat yang dibeli diapotik dengan resep dokter karena obat  yang dimaksud mungkin tidak ada atau tidak bisa ditanggung oleh BPJS, ya terpaksa kita harus membelinya di apotik, bukti pembeliannya ada, bahkan untuk biaya operasi yang menurut dokter harus segera dipasang cincin di jantung istri saya sepertinya biayanya tidak sedikit, bahkan menurut informasi BPJS tidak bisa membiayai sepenuhnya untuk  biaya yang seperti itu.

Sebelum dirujuk ke RSMH Palembang memang ada bantuan dari Kadinsos OKI pak Reswandi dan Kadinkes  OKI Iwan Setiawan dan hamba ALLAH lainnya. Namun uang tersebut sudah habis karena harus carter mobil ke Palembang dan beli obat serta untuk biaya hari-hari anak kami yang paling Sulung Riska Haryanti yang mengurus dan menemani ibunya di RSMH Palembang, terangnya.

Disinggung mengenai bantuan dari pemerintah seperti PKH dan lainnya, dikatakan Hartoni, selama ini kami tidak dapat bantuan apa-apa selain dari BPJS, bantuan bansos Sembako KK misbar selama 3 bulan, selain itu belum ada, namun kalau bantuan dari Baznas OKI memang pernah bantu dalam bentuk uang untuk berobat istri saya sebelumnya, imbuhnya.

“Kepada pak lurah, pak camat, pak bupati, pak gubernur dan donatur lainnya tolong bantu kami pak, kepada siapa lagi kami harus minta bantuan selain dari Tuhan yang dapat menolong kami. Sebab, jangankan untuk biaya berobat apalagi untuk biaya operasi istri saya, biaya hidup sehari-hari saja kami sulit, tolong bantu kami pak”, ucapnya lirih.

Laporan : Aliaman III Editor : Syarif

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here