LURAH LAHAT TENGAH IMBAU WARGANYA JAUHI NARKOBA

0
243

Sumateranews.co.id, LAHAT- Permasalahan narkoba menjadi permasalahan yang sangat serius dan membutuhkan penanganan khusus. Narkoba mengancam masa depan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Narkoba menimbulkan banyak bahaya baik fisik maupun psikis. Jika tidak dilakukan tindakan serius maka bangsa Indonesia akan merugi karena kehilangan generasi penerus. Tercatat setidaknya 15 ribu remaja meninggal karena narkoba.

Penggunaan narkoba akan mempengaruhi kesehatan fisik penggunanya. Seorang pecandu narkoba akan terlihat tidak menarik jika dilihat dari tampilan fisik. Pecandu narkoba akan sangat rentan terkena infeksi kulit. Selain itu, pecandu narkoba akan mengalami gangguan syaraf, hilang kesadaran, susah mendapat keturunan, hingga beresiko terkena penyakit HIV/AIDS. Sudah banyak remaja yang terkena overdosis hingga berujung kematian karena kecanduan narkoba.

Selain gangguan fisik, kondisi psikis pecandu juga menjadi terganggu. Pecandu narkoba akan selalu diselimuti rasa tertekan, stress, kurang percaya diri, depresi dan tidak bisa berpikir dengan jernih. Kondisi ini akan semakin parah ketika mereka mendapat tekanan dari lingkungan sekitar. Terkadang pecandu narkoba akan merasa over percaya diri ketika menggunakan obat-obatan tersebut. Akan tetapi semua itu sebenarnya hanyalah sementara dan palsu belaka.

Menyikapi hal ini, Hasbullah Lurah Lahat Tengah berupaya agar masyarakat Kelurahan Lahat tengah menghindari hal demikian.

“Memang benar, Narkoba menjadi permasalahan besar, tidak hanya di Lahat saja, namun juga secara nasional,’’ ujarnya, Rabu (18/10).

Dengan demikian, selaku Lurah di Lahat, Hasbullah tengah berupaya dan mengimbau agar masyarakat terkhusus Lahat Tengah untuk tidak mengonsumsi barang haram tersebut.  ‘’Kami selalu mengajak kepada para warga supaya melakukan hal yang positif, agar terhindar dari yang namanya narkoba. Isilah hari-hari Anda dengan hal yang positif dan selalu berfikir jernih, untuk menghindari barang haram tersebut,’’ pungkasnya.

Laporan          : Novita

Editor/Posting : Imam Ghazali