Lubuklinggau Kini Ada Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU)

0
180

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Kabar gembira untuk warga Kota Lubuklinggau. PT. PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau meresmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di Kawasan Taman Kurma Masjid Agung As-Salam Jalan Garuda Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Perkembangan teknologi ramah lingkungan ini dengan menyediakan infrastruktur yang diperlukan, salah satunya berupa Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU). Saat ini, PLN sudah menyediakan sedikitnya 875 SPLU yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia.

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (WS2JB), Daryono mengatakan, SPLU ini merupakan produk dari PLN. Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jadi sifatnya untuk masyarakat umum, siapa saja bisa menggunakan. Tetapi harus membeli pulsa terlebih dahulu, jadi sama seperti listrik prabayar cuma tempatnya saja ada di tempat umum,” ungkapnya, Rabu (21/2).

Dengan adanya SPLU ini sekaligus bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Terutama untuk para pedagang kaki lima di sekitar wilayah tersebut.

“Kalau mungkin selama ini ada para pedagang membawa genset dari rumah, untuk menghidupkan lampu buat berdagang. Kini sudah tidak repot lagi, apalagi ini biayanya irit,” terangnya.

PLN tetap komitmen secara bertahap menambah lokasi SPLU di Kota Lubuklinggau, apalagi sekarang ada motor listrik dan mobil listrik.

“Saat ini, di wilayah Kota Lubuklinggau sudah ada tiga tempat yang sudah dipasang, yakni halaman Masjid Agung As-Salam, halaman Eks Kompi, dan Taman Olaraga Silampari Lubuklinggau,” jelasnya.

Daryono berharap, masyarakat Kota Lubuklinggau dapat menjaga SPLU ini, serta menggunakannya dengan bijak, jangan sampai SPLU ini tidak terpakai,” harapnya.

Tempat yang sama, salah seorang pedagang es tebuh Mias (41) saat dibincangi oleh wartawan, mengaku sangat senang dengan adanya SPLU ini.

“Saya sudah lebih kurang 15 tahun berjualan di sini, dan membayar listrik setiap harinya sebesar Rp 5 ribu. Jika dikali sebulan, maka lumayan besar membayar listrik dengan penghasilan saya berjualan sehari-sehari,” ungkapnya.
Mias dengan rekannya sangat senang dengan adanya SPLU ini, tidak hanya irit tetapi juga murah.

Mias berharap, SPLU ini dapat berkembang di Kota Lubuklinggau, tidak hanya satu tempat tetapi di setiap tempat-tempat umum lainnya,” harapnya.

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article