LTKL Bakal Gelar Festival Kabupaten Lestari

0
199

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) akan menggelar acara tahunan Festival Kabupaten Lestari (FKL) pada tanggal 23 – 27 Juli 2018 mendatang di Palembang. Acara ini terselenggara juga atas kerja sama LTKL dengan South Sumatera Landscape Festival 2018 (SSLF2018) dan Program International Human & Biospherebersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan UNESCO.

Beni Hernedi, Wakil Bupati Musi Banyuasin sekaligus Ketua Umum LTKL, menyampaikan, “Dengan mengusung tema inovasi karya anak bangsa sebagai solusi pembangunan lestari.’’ Tujuan Festival Kabupaten Lestari adalah menemukan inovasi tepat sasaran yang bisa menjawab pertanyaan Kabupaten dalam implementasi visi lestarinya. Festival ini diharapkan dapat mendorong komunikasi dan interaksi antaranggota LTKL dan memperluas jejaring dengan mitra pembangunan lainnya untuk mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan. Selain itu, penguatan jejaring ini diharapkan dapat mendorong replikasi berbagai inovasi tersebut di penjuru Indonesia.

Topik-topik yang akan diangkat dalam FKL 2018 mencoba menjawab permasalahan yang dihadapi kabupaten untuk menjadi lestari dari dua sisi, yakni: 1) Peningkatan Ekonomi berbasis Masyarakat, dikaitkan dengan Reformasi Agraria dan Perhutanan Sosial, komoditas, energi, dan konservasi/restorasi, dan 2) Memahami Pendekatan Jurisdiksi: Mengelola & Menindaklanjuti Data dan Informasi untuk Menunjang Implementasi Visi Lestari, salah satunya melalui Pencegahan Kebakaran Hutan/Lahan.

Berbagai inovasi terkait penampungan dan pengelolaan air hujan menjadi sumber air bersih, cara membuka lahan tanpa bakar yang efektif, atau model usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dapat menjadi penggerak ekonomi kabupaten berbasis masyarakat, akan menjadi turunan topik yang dipilih berdasarkan pertanyaan yang seringkali diajukan para pemangku kepentingan di tingkat tapak pada mayoritas kabupaten yang tergabung dalam LTKL.

“Festival Kabupaten Lestari sangat diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pembelajaran, dan sarana berkolaborasi untuk mendorong implementasi pengelolaan bentang alam berkelanjutan hingga ke tingkat tapak,” ujar Beni.

Sebagai salah satu langkah persiapan, LTKL bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan komite penyelenggara Indonesia Development Forum 2018 hari ini juga menyelenggarakan Diskusi Lingkar Temu bertajuk Bebas Disparitas: Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Pembangunan Berkelanjutan Demi Kabupaten Lestari.

Lingkar Temu Kabupaten Lestari ini dipelopori oleh perwakilan delapan kabupaten dari enam provinsi. Yaitu Musi Banyuasin, Rokan Hulu, Siak, Batanghari, Labuan Batu Utara, Sintang, Sanggau dan Sigi. Pada bulan Juli 2017 lalu, para perwakilan kabupaten tersebut bekerja sama dengan APKASI dan jejaring mitra pembangunan mendeklarasikan komitmen mengembangkan forum kemitraan dengan prinsip gotong-royong, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, untuk mendorong implementasi visi pembangunan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, dan fokus pada tata kelola lahan sesuai dengan SDGs agar dapat berkontribusi pada target penurunan emisi Indonesia dengan menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

Laporan          : Irfan/Rel

Editor/Posting : Imam Ghazali