Limbah Oli Milik Mitsubishi Meluber dan Ditemukan Rusak

266

Juga Tidak Miliki Izin IPAL dan Limbah B3

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU – Tim gabungan DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, Damkar, BPPRD Kota Lubuklinggau, BPJS kesehatan, BPJS ketenagakerjaan, Camat Lubuklinggau Timur I dan Lurah Watervang melakukan sidak terhadap dokumen Perizinan, Limbah, Apar dan Protokol Kesehatan di Mitsubishi, Senin, (22/6/2020).

Dalam sidak tersebut tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLh) Kota Lubuklinggau juga meninjau tempat saluran pembuangan limbah oli milik Mitsubisi, seperi IPAL dan Limbah B3.

Dalam, hasil sidak tersebut  tim juga menemukan tempat saluran pembuangan oli tidak sesuai seperti saluran pembuangan oli milik Mitsubisi dan saluran air hujan menjadi satu.

“Seharusnya saluran limbah oli harus terpisah dengan saluran air hujan, biar oli tidak meluber. Sedangkan untuk gudang ada tapi tidak memiliki izin, Ipal ada tapi tidak memiliki izin dan limbah B3 ada tapi juga tidak memiliki izin,” kata Nurmalina dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuklinggau, Senin, (22/6/2020) kemarin.

Tidak hanya masalah limbah Oli, ternyata petugas gabungan juga menemukan perbedaan pada luas bangunan yang dimiliki Mitsubishi

“Tidak hanya itu IMB Mitsubishi ternyata ada perbedaan atau selisih, IMB lama luas bangunan 140 M persegi, sedangkan, bangunan yang baru mencapai 980 M persegi dan itu belum diaporkan,” ungkap Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau Hendra Gunawaan, yang biasa disapa Aan ini.

Sementara itu, Maneger Mitsubishi terkait dari beberapa cacatan temuan mengatakan, Mitsubishi masih ada kekurangan seperti Saluran Pembuangan Oli, Limbah B3 dan IPAL.

“Dalam waktu selama 30 hari ini kami akan mencoba untuk melengkapi kekurangan Izin Limbah B3, IPAL dan Perbaikan Saluran pembuangan Oli, serta termasuk luas bangunan akan di urus di perizinan,” tukasnya.

Laporan : San III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here