Lestarikan Warisan Budaya, Cik Ujang “Ajak” Nanggok Ikan dan Menjadikannya Destinasi Wisata Kabupaten Lahat

0
245

LAHAT – Warisan budaya takbenda (WBTB) Kabupaten Lahat banyak tersebar di sejumlah kecamatan sebut saja di antaranya, naskah kuno, rumah adat, tari daerah, lagu daerah, pakaian daerah, petatah petitih, nangguk, bekarang, benda panggilan, lemangan, dll.

Beberapa warisan budaya takbenda (WBTB) tersebut sampai saat ini masih bertahan dan ada juga yang sudah terancam punah.

Dalam upaya melestarikan WBTB tersebut, Minggu, 11 April 2021, Bupati Lahat, Cik Ujang dilakukan acara “Nanggok” yang dilaksanakan di Tebat Lempaung, Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur,

Nanggok merupakan budaya menangkap ikan secara tradisional yang dilakukan bersama-sama masyarakat desa baik tua maupun muda, laki-laki dan perempuan semua berbaur turun bersama ke tebat.
Berbagai peralatan menangkap ikan digunakan seperti tangkul, pesap, jale, sehekap dan sanggi.

Dalam kegiatan ini Bupati Lahat Cik Ujang, SH melempar jala sebagai tanda dimulainya acara nanggok. Hadir juga dalam acara nanggok kali ini Pjs Sekda Lahat Drs. Deswan Irsyad, MPdi, Stafsus Bupati, anggota DPRD Dapil 2 Andi Sucitera, OPD, Camat Merapi Timur, Camat Merapi Barat, Danramil Merapi Kapten Sudarno, Kapolsek Merapi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan undangan lainnya.

Tradisi nanggok sudah berlangsung puluhan tahun lalu, tetap terjaga dan lestari hingga kini.

Bupati Lahat, Cik Ujang sangat antusias hadir di acara nanggok tersebut. Ia juga sempat berkeliling tebat dan menikmati makan siang di pondok tepi tebat.
Cik Ujang berharap tradisi nanggok, yang sudah berlangsung puluhan tahun lalu ini tetap terjaga dan dilestarikan.

“Tahun ini Pemkab Lahat melalui APBD melakukan pembangunan sapras berupa dermaga, pondok/gazebo, taman dan sebagainya. Insya Allah Tebat Lempaung tahun ini akan menjadi destinasi wisata,” ujar Cik Ujang. (SMSI Lahat)

Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article