Lampu Jalan Belum Terpasang, Warga Resah

0
167

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Hingga saat ini, minimnya lampu penerangan jalan di sepanjang kawasan Jalan Padat Karya Gunung Ibul-Sindur Kecamatan Cambai menjadikan keresahan warga sekitar karena rawan akan tindak kejahatan serta memicu kecelakaan lalu lintas.

Menurut Apriansyah (37) salah seorang pengendara motor yang sering melintas di kawasan itu mengaku khawatir saat melintasi jalan tersebut di waktu malam hari. Selain sepi dari pemukiman warga, kondisi gelapnya jalan dikhawatirkan dapat memicu kerawanan aksi penodongan bahkan begal.

“Apo pemerintah ini idak pernah lewat jalan sini, kami sebagai warga yang sering lewat jalan sini sebetulnyo takut kalu malam-malam nak lewat. Mano sepi ditambah gelap lampu jalan sudah lamo idak dipasang, apo nak nunggu sudah ado korban baru nak dipasangke,” ujarnya, Kamis (10/8).

Bahkan salah satu pakar Kriminilog Sumsel, Syarifudin Petanase SH MH dimintai tanggapannya terkait hal tersebut membenarkan minimnya penerangan jalan tersebut dapat sebagai pemicu maraknya tindak kejahatan, terutama di jalanan. Dia mencontohkan lokasi rawan penodongan atau rampok kerab terjadi di wilayah jalan raya Prabumulih-Palembang.

“Bandit jalanan alias kelompok bersepeda motor selalu mencari mangsa di sekitar lokasi yang sepi serta minim penerangan,” cetusnya.

Syarifudin juga berharap kepada pihak kepolisian untuk meningkatkan patrolinya. Baik di saat malam hari serta jam-jam berangkat dan pulang sekolah. Selain itu, kepada pemerintah juga dapat bisa lebih memperhatikan apa yang selalu menjadi keluhan warga.

“Terutama pada lampu penerangan agar supaya dapat segera terpasangkan, sebab penerangan jalan ini bisa memicu terjadinya tindak kriminal terjadi,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH Sik MH menuturkan, untuk saat ini pihaknya terus meningkatkan razia dan hunting secara berpatroli, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terjadi aksi kejahatan.

“Kita akan lebih mengintensifkan lagi personel kita yang berpatroli khususnya di wilayah-wilayah yang rawan kejahatan pada saat tertentu dan jam-jam tertentu pula,” tegasnya.

Disampaikan Kabag Ops, razia dan hunting tersebut terus dilakukan secara rutin agar suasana tetap kondusif dan aman. Sehingga warga tidak resah dengan banyaknya aksi kejahatan di kota ini. “Gebrakan ini sesuai intruksi dari pimpinan dan langsung kita laksanakan razia serta hunting di sejumlah titik yang dianggap rawan 3C,” tukasnya.

Laporan : Fadli

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre