HeadlineKasus & PeristiwaPrabumulihSumsel

Lakukan Penyekatan Kendaraan Besar, Sat Lantas Polres Prabumulih ‘Pergoki’ Kendaraan Sumbu Lebih Lakukan Ini di Jalan Lingkar Prabumulih 

PRABUMULIH – Operasi penyekatan terhadap kendaraan angkutan barang guna mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan pada arus balik lebaran Tahun 2024 / 1445 Hijriyah, dilakukan jajaran Sat Lantas Polres Prabumulih.

Kegiatan yang dilakukan di Terminal kota Prabumulih dan Gerbang Tol Perbatasan Rambang Lubai, jalan Lingkar Timur kota Prabumulih, pada Jumat, (12/4/2024) dari pukul 09.00 pagi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Muthemainah SH bersama Plt. Kadishub kota Prabumulih, Ferri S SE.

“Hari ini kita melaksanakan pengaturan pembatasan operasional Angkutan Barang untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan pada arus balik lebaran Tahun 2024 / 1445 Hijriyah,” sebut Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Muthemainah SH, disela-sela kesibukannya mengatur kendaraan truk yang melintas di sekitar Terminal kota Prabumulih.

Dijelaskan AKP Muthemainah, ada beberapa kriteria jenis kendaraan angkutan yang dilarang beroperasi selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2024, berdasarkan Surat Keputusan Bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, dan Direktur Jenderal Bina Marga Nomor :

1. Nomor : KP-DRJD 1305 Tahun 2024

2. Nomor : SKB / 67 / II / 2024

3. Nomor : 40 / KPTS / Db / 2024

“Serta Surat Keputusan Bersama Gubernur Sumatera Selatan Nomor : 550 / 0939 / DISHUB / 2024 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran Tahun 2024 / 1445 Hijriyah,” imbuh Kasat Lantas Polres Prabumulih ini.

Adapun kendaraan angkutan barang yang tidak diperbolehkan beroperasional, lanjut ia, ialah:

– Mobil Barang dengan Sumbu 3 (tiga) atau lebih;

– Mobil Barang dengan kereta tempelan

– Mobil Barang dengan kereta gandengan; dan

– Mobil Barang yang digunakan untuk pengangkutan hasil galian (tanah, pasir, batu), hasil tambang dan bahan bangunan.

“Kita juga melakukan sosialisasi kepada para sopir kendaraan bersumbu 3 tentang Surat Keputusan Bersama 3 Menteri,” tandas Muthemainah.

“Ditemukan kendaraan Sumbu/lebih yang melintas di jalan Lingkar kota Prabumulih. Namun kendaraan tersebut melintas hanya untuk mengisi BBM dan kembali lagi ke Yard di wilkum kota Prabumulih,” sambung dia.

Tampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KBO Sat Lantas Polres Prabumulih, Kanit Regident Sat Lantas Polres Prabumulih, Personel Sat Lantas Polres Prabumulih, dan Personel Dishub kota Prabumulih. (*)

Editor: Donni

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button