Kasus & PeristiwaPalembangPrabumulihSecond HeadlineSumsel

Lakukan Audensi ke SKK Migas Sumbagsel, Terungkap Ini 4 Poin Tuntutan Vendor Prabumulih Bersatu, No. 3 Bikin Resah Vendor

PALEMBANG – Puluhan vendor atau rekanan kontraktor PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, yang tergabung di Vendor Prabumulih Bersatu, melakukan audensi dengan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, pada Selasa sore, (7/2/2023).

Kedatangan para vendor lokal asal kota Nanas kota Prabumulih ini diterima langsung oleh Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran.

Terungkap dalam rapat audensi tersebut,  Vendor Prabumulih Bersatu membahas beberapa persoalan menyangkut pelaksanaan paket lelang berdasarkan Pedoman Tata Kerja No. PTK-007/SKKMA0000/2017/S0 (Revisi 04) Bab IV No. 2 Penyusunan Paket Tender.

Di antaranya, pada point 2.2.4, yang isinya memberikan kesempatan berusaha kepada usaha kecil dan menengah termasuk koperasi kecil/menengah.

“Kemudian dibahas juga pada Bab VIII Pengelolaan Penyediaan Barang dan Jasa Poin 1.1, yakni Pembinaan usaha kecil termasuk koperasi kecil dengan memberikan kesempatan berusaha sesuai bidang usahanya;

Berdasarkan Point point di atas, kami selaku vendor/rekanan PT. Pertamina yang merupakan warga dan rakyat Prabumulih, berharap SKK Migas Perwakilan Sumatera Selatan dapat memperjuangkan aspirasi dan curhatan curhatan kami yang makin terjepit di daerah kami sendiri,” ungkap Ketua Vendor Prabumulih Bersatu, Ary Rudiansyah SIP didampingi Sekretaris, Betman Hutagaol, dibincangi usai audensi.

Dikatakan Ary, pihaknya berharap SKK Migas dan KKKS PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 dapat memenuhi tuntutan para vendor.

Berikut ini adalah 4 (empat) poin tuntutan Vendor Prabumulih Bersatu, yaitu sebagai berikut:

1. Memberikan kebijakan dan kesempatan lebih besar dalam hal nilai pekerjaan khususnya pengadaan barang dan memprioritaskan vendor / rekanan local / domisili provinsi setempat untuk nilai pekerjaan 0 – 2,5 miliar rupiah (klasifikasi Kecil) baik melalui Online maupun secara Offline.

2. Meningkatkan Pendapatan Daerah Prabumulih dengan mengutamakan Vendor / Rekanan Lokal Prabumulih dalam pengerjaan paket pekerjaan Barang dan Jasa, demi kemajuan kota Prabumulih.

3. Seluruh vendor lokal Prabumulih tidak perlu surat kuasa masuk ke PT. Pertamina Zona 4.

4. Setiap Pekerjaan kontrak payung yang di atas Rp. 500.000.000, – (Lima Ratus Juta Rupiah) wajib lelang CIVD.

“Ya kita masih menunggu, tindak lanjutnya seperti apa dari SKK Migas, mudah-mudahan semuanya nanti akan berjalan sesuai harapan,” tukas Sastra Amiadi, salah satu perwakilan vendor yang juga bertindak sebagai juru bicara pada audensi tersebut. (Red)

Posting: Donni

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button