Lagi Tim Tantura Amankan Pengendara Sepeda Motor, Lantaran Membawa Badik

0
613
Tersangka sajam jenis badik, Renol (37), saat diamankan di Mapolres Prabumulih. Pelaku terpaksa diamankan saat melintas mengendarai sepeda motor jenis Honda Scopy warna hitam merah tanpa Nopol, karena membawa sajam jenis badik, Senin (27/11) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Kegiatan patroli rutin Tim Tantura Polres Prabumulih, yang digelar di sejumlah titik dan lokasi rawan kejahatan di di wilayah kota Prabumulih, kembali berhasil mengamankan salah seorang pengendara sepeda motor karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam, red) jenis badik dibagian pinggang sebelah kiri.

Pria bernama Renol (37), warga Jalan Gang Arena Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara ini berhasil diamankan saat melintas di kawasan Jalan Nigata tepatnya di simpang empat Sungai Medang Kecamatan Cambai, Senin (27/11) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Selanjutnya, oleh petugas pelaku yang memiliki tato pada bahu tangan kanan dan kiri ini berikut barang bukti sajam jenis badik dan sepeda motor jenis Honda Scoopy warna hitam merah tanpa nopol langsung dibawa ke Mapolres Prabumulih guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Barang Bukti Sajam jenis badik, berikut sarungnya berwarna coklat, dan kunci sepeda motor Honda Scopy milik pelaku.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Shabara, AKP Toni Arman SH saat dikonfirmasi awak media, membenarkan pihaknya telah berhasil mengamankan seorang pengendara sepeda motor karena kedapatan membawa sajam jenis badik dari balik pakaiannya. Usai diamankan, pelaku langsung diserahkan ke pihak Satreskrim untuk diproses hukum lebih jauh.

“Pelaku terpaksa kita amankan karena saat petugas Tantura kita melakukan patroli, terlihat mencurigakan. Dan tepat ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebilah sajam jenis badik yang ia sempat buang di sekitar lokasi kejadian (TKP). Kini pelaku sudah kita serahkan ke pihak Satreskrim untuk proses hukum lebih lanjut,” tandas toni Arman.

Sementara itu, pelaku Renol ketika ditemui awak media mengaku sajam jenis badik miliknya tersebut ia bawa bukan untuk melakukan tindakan kejahatan. “Hanya untuk menjaga diri dari aksi pelaku criminal, apalagi saya pulangnya selalu malam dan jalanan gelap. Bukan untuk melakukan kejahatan badik itu pak,” jelas Renol.

Laporan : Donny