Lagi Mampir Bayar Angsuran Kredit Motor, Nasabah Bank Ini Kehilangan Uang Rp 450 Juta

4958
Foto: AD

PRABUMULIH, Sumateranews.co.id − Belum beberapa hari aksi para bandit pecah kaca kembali terjadi di wilayah Prabumulih. Kali ini terjadi di sekitar kawasan Tugu Patung Kuda-Simpang Muara Dua Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya di halaman parkir dealer Thamrin Brother, Rabu (15/08) sore, sekitar pukul 14.00 Wib.

Sebuah mobil jenis Toyota Fortuner warna putih Nopol BG 999 DV milik Zahri Tanio, warga Dusun Baru, Kecamatan Lubay, Kabupaten Muara Enim menjadi sasaran pelaku bandit pecah kaca. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 450 juta setelah uang yang baru dia ambil di salah satu bank raib dibawa kabur kawanan pelaku.

Hingga kini kasus perampokan oleh bandit pecah kaca ini masih diselidiki pihak Satreskrim Polres Prabumulih.

Sejumlah saksi mata yakni, Monica Sari salah satu karyawan dealer Thamrin Brother Muara Duo menceritakan kejadiannya begitu cepat. Dia katakan, baik karyawan maupun pengunjung tidak ada yang mendengar dan menyaksikan kejadian tersebut.

“Bapak Zahri Tanio adalah salah satu nasabah kami, dia selalu aktif membayar angsuran kredit motornya. Setelah selesai biasanya bapak Zahri langsung pulang, arah patung kuda,” tuturnya ketika dibincangi Sumateranews.co.id.

Namun tak lama berselang, ia menuturkan korban kembali lagi, dan menceritakan bahwa mobilnya telah dipecah kaca.

“Dan ia mengaku mengalami kerugian Rp 450 juta, karena pagi dia habis mencairkan uang di bank yang ada diprabumulih,” sebut wanita berparas cantik ini.

Tak jauh beda Yuni, karyawan Thamrin Brother menambahkan saat kejadian kondisi dealer sedang sepi karena istirahat makan.

“Iya mas, mobil itu parkir disini (Thamrin Brother, red) tapi agak jauh hampir mendekati jalan raya, dan posisi kaca yang dipecah itu arah jalan, sehingga kami  tidak mendengar adanya suara dan  di cctv para pelakunya tidak nampak,” jelas Yuni.

“Kebenaran pas kejadian, kami lagi istirahat makan siang, selain sepi, kami juga tidak mendengar ada suara pecahan kaca,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH saat dibincangi ditempat kejadian, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban mengaku mengalami kerugian  Rp 450 juta,” tandasnya.

Dia sebutkan, saat ini korban masih dimintai keterangan. “Sekarang ini posisinya masih kita selidiki. Dan doakan saja semoga pelaku yang selalu bikin resah masyarakat bisa ditangkap,” harapnya.

 

Laporan : AD

Editor.    : Syarif

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here