Lagi Diterkam Harimau, Seorang Petani Kopi Tebat Benawa Tewas

1453

// Setelah 3 Hari Tak Pulang ke Rumah

Sumateranews.co.id, PAGARALAM – Warga desa Tebat Benawa, kecamatan Dempo Selatan, kota Pagaralam, Sumsel, Kamis sore (5/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, digegerkan dengan tewasnya salah satu warganya, akibat diterkam harimau.

Korban diketahui bernama Yanto (35) warga desa Karang Dalam. Korban ditemukan sudah tewas dengan kondisi tubuh tercabik-cabik dan tidak utuh akibat diterkam harimau, di samping pondok kebun kopi miliknya, tak jauh dari Hutan Lindung desa Tebat Benawa.

Selanjutnya, oleh tim gabungan TNI-Polri Jenazah di evakuasi dan dibawa ke RS Besemah Kota Pagar Alam guna dilakukan otopsi.

Dari informasi yang diterima menyeburkan, kejadian bermula, pada Senin, tanggal 2 November 2019 sekira pukul 08.00 WIB,  korban berpamitan kepada istri dan anak-anaknya untuk pergi ke kebon guna mengambil hasil petikan kopi yang masih di simpan di pondok di kebunnya.

“Dia (korban), pergi ke kebunnya dengan rencana pulang pada sore harinya namun sudah 3 hari korban tidak kunjung pulang, dan pada hari Kamis ini (5/12) pihak keluarga menyusulnya kekebun di karenakan mertua korban meninggal dunia,” ungkap Khoiri (40) keluarga korban, yang pertama kali menemukan korban.

Setiba di kebun milik korban, saksi melihat korban sudah tergeletak di samping pondok di tengah kebun kopi miliknya, dengan kondisi sudah meninggal dunia dgn tubuh sudah tercabik-cabik (tidak utuh).

Melihat kejadian tersebut saksi melihat di area sekitar masih ada harimau yang tadinya menerkam korban. Saksi langsung berlari ke arah kampung guna menyelamatkan diri dan memberitahukan kepada pihak keluaga dan masyarakat.

Sekitar pukul 14.00 WIB, petugas gabungan TNI-POLRI bersama pemerintah dan masyarakat setempat, yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi.

Satu jam kemudian, atau pukul 15.00 WIB Jenazah korban berhasil di evakuasi dan di bawa ke RS Besemah Kota Pagar Alam guna otopsi.

“Saat ini jenazah korban berada di RS Besemah Kota Pagar Alam guna otopsi, setelah selesai otopsi direncanakan akan dibawa ke rumah duka di Desa Karang Dalam untuk dikebumikan,” sebut salah satu petugas, yang berhasil diwawancarai..

Tindakan yang diambil anggota Koramil langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi korban dan mengimbau masyarakat untuk tidak berkebun didekat Habitat Harimau tersebut.

Laporan : Ril/King

Editor.    : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here