Kulu Kilir Bawa Senpi Ilegal, Pria Berambut Pirang Ini Diamankan Polsek Prabumulih Timur

0
1674

PRABUMULIH – Anggota Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Polres Prabumulih berhasil meringkus seorang pria asal Kota Palembang, yakni DT (30), pada Selasa (14/09) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

Pria berkulit putih dengan rambut dicat pirang ini diamankan petugas yang lagi melaksanakan patroli rutin di wilayahnya karena kedapatan membawa senjata api ilegal berikut amuni (Senpira) tanpa izin.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SIK SH MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herman Rozi SH MH didampingi oleh Kanit Reskrim,  IPDA Haryoni Amin SH, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Polsek Prabumulih Timur telah berhasil ungkap kasus tindak pidana membawa senjata api ilegal dan amunisi tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat (1  yang dilakukan pelaku.

Dia jelaskan, kronologis penangkapan terhadap pelaku bermula pada Selasa, 14 September 2021 sekira jam 21.30 WIB. Saat itu, unit Reskrim Polsek Timur sedang melakukan patroli. Tak lama kemudian, anggota mendapatkan informasi bahwa ada orang yang diketahui membawa senjata api, di lokasi Jalan Seminung, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

“Tepat saat dimana tim menemukan orang yang dicurigai tersebut, kemudian dihentikan dan dilakukan penggeledahan. Ditemukan ada pada pelaku DT tersebut 1 buah Senjata Api Ilegal jenis Revolver berikut 5 buah amunisi dan kemudian anggota langsung mengamankan pelaku DT untuk dimintai keterangan di Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur,” terang Kapolsek Prabumulih Timur.

Selanjutnya, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (Satu) buah senjata api rakitan jenis revolver silinder berikut 5 amunisi dan 5 (lima) buah amunisi kaliber 38.

“Atas perbuatan pelaku dengan sangkaan telah melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api tanpa izin, sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara,” tukasnya. (King)

Editor : Donni