KPUD Muara Enim Hapus 1.764 Pemilih Ganda

0
141

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM- KPUD Muara Enim menghapus 1.764 dari pemilih ganda yang sudah tersebar di 19 kecamatan. Hal tersebut dilaksanakan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) di Hotel Griya Sintesa, Sabtu (15-09-2018).

Perhitungan jumlah itu jauh lebih sedikit dari jumlah indikasi di Bawaslu yang sampai mencapai 29.329 pemilih ganda.

Ketua KPUD Rohani SH mengatakan, hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi DPTHP itu jelas dilaksanakan berdasarkan ketentuan pasal 32 KPU Nomor 11 Tahun 2018 serta dari Surat Edaran Ketua Komisi Pemilihan Republik Indonesia Nomor : 1033/PL.01.2-SD/01/KPU/IX/2018 Perihal perbaikan DPT atas rekomendasi Bawaslu dan masukan Partai Politik Peserta Pemilu.

“Setelah mendapat surat edaran tersebut, kita langsung berkoordinasi dengan PPK dan Panwascam, yang hasilnya ditemukan 1.764 pemilih ganda yang tersebar di Kabupaten Muara Enim,” ujar Rohani.

Terkait banyaknya jumlah indikasi ganda Bawaslu di Kecamatan Rambang yang mencapai 23.531 data ganda, Rohani menuturkan jika hal itu tidak ada di lapangan. “DPT-nya saja hanya 20.000 – an, tentu tidak mungkin indikasi ganda bisa mencapai 23.000 melebihi DPT. Dan juga hasil penelusuran kita hanya ditemukan 64 pemilih ganda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muara Enim Suprayitno SH mengatakan, indikasi pemilih ganda didapat dari data pemilih yang memiliki NIK, tanggal lahir, nama, dan alamat sama. Namun, lanjutnya, setelah pihaknya melakukan penyisiran di masing-masing kecamatan, indikasi pemilih ganda yang berjumlah 29.329 itu berkurang menjadi 20 ribuan.

“Seperti contoh di Kecamatan Rambang, setelah kita crosscheck, ternyata ada duplikasi pemasukan data. Kami saat meng-input data yang dikirim ke pusat itu terinput dua kali. Setelah disisir, jumlah indikasi pemilih ganda dari 23.531 ternyata hanya 600-an.,” paparnya.

“Dengan dilakukan perbaikan terhadap DPT ini, jangan lagi ada sampai kegandaan. Paling tidak adanya penyisiran ini dapat meminimalisir adanya ganda. Jangan sampai orang yang berhak memilih tidak masuk kedalam DPT, dan kami juga meminta kepada KPUD untuk menghapus data pemilih yang sudah meninggal,” pungkasnya.

Dari himpunan data diterima awak media, data pemilih ganda di Kabupaten Muara Enim paling banyak Kecamatan Gelumbang yakni mencapai 231 pemilih ganda dan di Kecamatan Muara Enim sebanyak 226 pemilih ganda.

Laporan          : Deka Saputra
Editor/Posting : Imam Ghazali