KPUD Muara Enim Gelar Debat Paslon

85

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muara Enim menggelar debat kabinet pasangan calon (Paslon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim periode 2018-2023 di Ballroom Hotel Grand Zuri Muara Enim, Senin (14/5).

Acara dihadiri sekitar 415 orang antara lain dari oleh FKPD, Sekda Muara Enim, Panwaslu Muara Enim, Anggota PPK se-Muara Enim, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, Ketua Perguruan Tinggi, perwakilan BEM, Ketua PWI, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota dan para Camat dalam Kabupaten Muara Enim serta pendukung tiap pasangan calon yang dibatasi maksimal 40 orang pendukung.

Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim yang mengikuti debat tersebut yakni nomor urut satu pasangan Samsul Bahri dan Hanan Zulkarnain, nomor urut dua H Nurul Aman dan Thamrin Az, nomor urut tiga Dr H Shinta Paramita Sari SH MH dan nomor urut empat pasangan Ir Ahmad Yani dan H Juarsa.

Dalam debat kabinet tersebut acara dipandu oleh Frisca Niken dan dengan menghadirkan panelis yaitu Prof Dr H Didik Susatiyo (Guru Besar Universitas Sriwijaya), Dr Febrian SH MS (Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya) dan Dr Adrian Saptawan MSi (Akademisi Universitas Sriwijaya).

Pada sesi pertama, masing-masing paslon diberi waktu dua menit untuk memaparkan visi dan misi mereka. Paslon nomor urut satu H Syamsul Bahri-Hanan Zulkarnain (SBH) memaparkan visi misi mewujudkan masyarakat Muara Enim yang “CERDAS” yakni cekatan, berdikari, agamis dan sejahtera.

“Sedangkan untuk visi ada enam, yakni meningkatkan infrastruktur dan fasilitas umum, mengelola SDA, mengelola SDM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasisi ekonomi kerakyatan, meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih, serta meningkatkan kehidupan masyarakat yang harmonis dengan prinsip keadilan dan kebersamaan,” papar Syamsul.

Paslon nomor urut dua, H Nurul Aman-M Thamrin (NATHA), mengusung visi menuju Muara Enim SMASA yaitu sehat, mandiri, agamis, sejahtera, dan aman. Sedangkan misi paslon ini yakni melaksanakan reformasi birokrasi, meningkatkan kulaitas kehidupan masyarakat, meningkatkan ekonomi berbasis sumberdaya lokal, meningkatkan kualitas kelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana dan meningkatkan suasana kondusif keamanan masyarakat.

“Kami akan melanjutkan program yang telah dikerjakan selama dua periode menjabat sebagai wakil bupati Muzakir. Program yang sudah bagus akan kami kembangkan dan tingkatkan, sedangkan program yang belum berhasil akan kami perbaiki dan disempurnakan,” ungkap Nurul.

Kemudian paslon Hj Shinta Paramita-Syuryadi (Sinar Syurya) menyampaikan visi mewujudkan masyarakat Muara Enim yang sehat, mandiri, agamis, sejahtera, dan harmonis (SMASH). Paslon yang maju melalui jalur independen ini mengusung tiga misi yakni melaksanakan reformasi birokrasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

“Ada beberapa program unggulan kami diantaranta menciptakan 10.000 lapangan kerja baru, pengembangan 5.000 UMKM, one village one product serta penyiapan kartu MERSA (Muara Enim Sejahtera) untuk masyakat berpenghasilan rendah,” ujar Syuryadi.

Sementara paslon Ahmad Yani-H Juarsah (Ayok Juara) mengusung jargon pemimpin perubahan dengan visi Muara Enim untuk rakyat (MERAKYAT) dengan program melayani rakyat Muara Enim dari lahir sampai mati dengan kartu rakyat.

Program unggulan yang ditawarkan paslon ini diantaranya pembuatan akta, KK, KTP dan akta kematian secara gratis dan cepat, sekolah gratis untuk SD, SMP dan bantuan seragam sekolah, satu desa satu ambulance, bantuan langsung tunai untuk lansia serta santunan kematian Rp. 2,5 jt.

Untuk pengamanan acara debat dilakukan oleh Anggota Polres Muara Enim sebanyak 200 personil, TNI 5 personil, Satpol PP 10, Brimob 10 personil, Dishup 10 personil, Bko Intel Polda 5 personil, Bko Pam Ovit 3 pers operator security dor.

Laporan          : Deka Saputra

Editor/Posting : Imam Ghazali

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here