KPU Banyuasin Sampaikan Pleno Hasil Tes Kesehatan Paslon

0
109

Sumateranews.co.id, BANYUASIN- Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Banyuasin, bersama anggota KPU yang lain melaksanakan rapat pleno terbuka penyampaian hasil penelitian persyaratan administrasi pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2018-2023.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Banyuasin, Dahri. M.PdI. Didampingi, dan komisoner Salinan, S.sos, dan Agus Supriyanto, serta hadir dari pihak Keamanan seperti Kapolsek Pangkalan Balai, M. Bayu, Agustian. S. IK Anggota Panwaslu Banyuasin, Ibzani dan para Ketua Tim Pemenangan dari lima pasang bakal calon Bupati Banyuasin.

“Mereka yang masih memiliki kekurangan kita beri tenggat waktu, tanggal 18-20 Januari, bila tidak memenuhi persyaratan maka para Bapaslon kita nyatakan tidak lolos dan tidak bisa bersaing di Pilkada Banyuasin 2018,” ujar Dahri, Ketua KPU Banyuasin, Rabu (17/01) kemarin.
Dikatakan Dahri bahwa semua pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin dari hasil kesehatan sudah dinyatakan lulus oleh tim dokter yang memeriksa mereka.

“Hasil kesehatan, alhamdulilah semua lulus berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Pihak Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) di Palembang, baik jasmani maupun penggunaan narkoba semua pasangan Bapaslon negatif Narkoba,” ujarnya.

Ditegaskan Dahri, pihaknya menunggu surat pernyataan pengunduran diri dari Bapaslon yang masih menjabat sebagai Anggota DPRD dan ASN.
Seperti H. Askolani, MH (Wakil Ketua DPRD Banyuasin) H. Arkoni MD (Anggota DPRD Provinsi Sumsel), H. Hazuar Hamid, (Anggota DPRD Banyuasin) H. Agus Salam ( Ketua DPRD Banyuasin) dan H. Agus Yudiantoro (PNS di Provinsi Sumsel) serta Syaiful Bakhri (PNS di Banyuasin).

“Diharapkan Bapaslon tersebut untuk melampirkan surat keterangan mundur dari jabatan yang mereka jabat saat ini. Proses pengunduran diri kita terima tanggal 12 Februari, sebelum penetapan pasangan bakal calon Bupati Banyuasin,” tegasnya.

Ditambahkannya. setelah pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan, KPU Banyuasin masih akan melakukan verifikasi faktual tehadap bakal calon perseorangan.

“Untuk LHKP dari KPK, kita masih menunggu tanda terima. Namun saat ini sudah ada dua calon yang memenuhi persyaratan terkait LHKP, dan setelah tahapan ini kita akan melaksanakan faktual untuk kekurangan Bakal Calon Bupati Perseorangan,” tukasnya.

Laporan : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article