Korupsi Seragam Dinas, Empat Terdakwa Divonis Berbeda

0
238

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi kasus Pengadaan Seragam Dinas OKU, Empat terdakwa yakni Drs Wibisono, Azhari, Eko dan Baderi, dihukum dengan vonis yang berbeda oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Majelis Hakim yang diketuai Saiman SH MH menyatakan terdakwa Drs.Wibisono bersalah dan dijatuhi hukuman 4 tahun penjara, dan terdakwa Azhari dihukum 15 bulan penjara dengan denda 50 juta. Hal ini terungkap dalam fakta persidangan diruang sidang Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Palembang, Senin (17/11/2017).

Vonis yang diberikan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) JPU Anton Nur Ali SH dan tim dari Kejari Baturaja OKU dimana sebelumnya menuntut terdakwa Wibisono hukuman 6 tahun penjara, karena menurut JPU, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor. Majelis hakim berpendapat terpidana melanggar Pasal 3.

Sedangkan tuntutan untuk terpidana Azhari, JPU menuntut terdakwa hukuman 1 tahun 10 bulan penjara, menurut JPU, Azhari terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor.

Sementara kedua terdakwa didampingi penasehat hukumnya Romaita SH dan Azriyanti SH dari Posbakum Sejahtera Palembang.

Sedangkan dua terdakwa lainnya Eko dan Baderi divonis masing-masing dua tahun penjara. Atas putusan majelis hakim tersebut terdakwa menerima.

Seperti diketahui, penetapan keempat terpidana ini sebagai tersangka setelah pihak terkait menerima laporan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) yang mengatakan jika ada kerugian negara dalam pelaksanaan pengadaan seragam kepala desa tahun anggaran 2015 yang mencapai ratusan juta.

Keempatnya menjadi tersangka bulan november 2016 lalu, setelah hasil audit dari BPKP yang menyatakan ada kerugian negara.

 

 

Laporan : SU

Editor     : Syarif