Korupsi Jalan Bandara, Oknum PNS Terancam 20 Tahun

0
496
Hakim ketuk palu/thinkstock

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Kasus dugaan korupsi Jalan Atung Bungsu sehingga negara dirugikan 4 miliar yakni terdakwa Tedy Juniastanto Selaku PPK juga berstatus ASN disalah satu instansi di Kabupaten Lahat, didakwa JPU terancam hukuman 20 tahun penjara, hal ini terungkap dipersidangan PN Klas 1A Khusus Tipikor Palembang, Senin (12/3).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Rosmaya SH MH dalam dakwaannya menjerat tedakwa dengan pasal 2 dan 3 UU tindak pidana Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Dihadapan Majelis Hakim diketuai Saiman SH MH terungkap bahwa diduga terdapat penyimpangan dari proses tender dan mekanisme lainya, hingga tahap pengerjaan yang dilakukan menggunakan APBD Rp.23.595.777.000 tahun 2013 dan menyebabkan kerugian negara sebesar 5 milyar. “Berdasarkan pemeriksaan, banyak penyimpangan dan pelanggaran kewenangan oleh tersangka dan menggunakan perusahaan milik satu orang dengan modus banyak perusahaan,” ucap JPU.

Usai mendengarkan dakwaan, terdakwa melalui Penasehat hukumnya menyatakan akan mengajukan esepsi atau keberatan pada sidang pekan depan,”Kami akan mengajukan esepsi majelis,”ujar kuasa hukum terdakwa sembari sidang ditunda majelis hakim.

Sekedar mengingatkan, berawal dugaan tindak pidana korupsi tersebut berupa penyalahgunaan wewenang dan pencucian uang dalam kegiatan proyek pembangunan jalan akses Bandara Atung Bungsu 2 (Dua) jalur aspal hotmix tahap III sumber dana APBD Kota Pagar Alam tahun anggaran 2013, nilai kontrak sebesar Rp 23.595.777.000,- .Oleh Pejabat Pokja, Salah satunya terdakwa dan Direksi Pekerjaan (Pejabat Dinas PU Kota Pagar Alam) dan penyedia jasa PT. Baniah Rahmat Utama dengan Direktur M.Teguh  yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 4 Miliar.

 

Laporan : SU

Editor    : Syarif

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article