Korupsi Bangub Mantan Kades Dihukum 14 Bulan Penjara

0
306

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi  kucuran dana Bantuan Gubernur (Bangub) Sumsel tahun 2014. Seorang mantan Kepala Desa (Kades) Zaibi Alatas (59) akhirnya dijatuhi hukuman selama 14 bulan penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Palembang, Senin (11/9).

Majelis Hakim yang diketuai Eliwarti SH, menilai perbuatan terdakwa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti diajukan kepersidangan sesuai dengan unsur perbuatan terdakwa Zaibi yang terpenuhi.

“Menjatuhkan terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan serta membayar denda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka dapat diganti dengan kurungan penjara selama satu bulan,”ungkap hakim.

Selain itu terdakwa Zaibi yang merupakan warga Dusun II Desa Way Wangi Seminung, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan ini membayar Uang Pengganti (UP) sebesar 24,7 Juta, jika UP tersebut tidak dapat dibayar setelah putusan, maka dapat diganti dengan kurungan penjara selama satu bulan, tukasnya.

Ternyata vonis yang dijatuhi majelis hakim ini, lebih rendah 2 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari OKU Selatan, Junio Rahmandre SH. Dimana sebelumnya JPU menuntut terdakwa Zaibi dengan pidana penjara sama satu tahun dan empat bulan penjara serta pidana denda Rp 50 juta subsdier tiga bulan penjara karena terbukti didakwa pasal subsider dalam pasal 3 ayat (1) Jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi‎, dan juga harus membayar UP sebesar Rp 24,7 Juta dengan ketentuan apabila tidak dapat membayar UP tersebut maka dapat diganti dengan kurungan penjara selama lima bulan.

Sekedar mengingatkan, terdakwa Zaibi selaku Kades Dusun II Desa Way Wangi Seminung, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten OKU Selatan pada tahun 2014 mendapatkan dana bantuan dari Gubernur Sumsel sebesar Rp 100 juta yang diperuntukkan bagi kegiatan PKK, posyandu, karang taruna, usaha ekonomi kreatif, tambahan penghasilan Kades, tambahan penghasilan perangkat desa, biaya operasional dan pelaporan, tambahan penghasilan BPD, tambahan penghasilan LPMD dan tambahan penghasilan P3N.

Hanya saja setelah dilakukan pemeriksaan oleh inspektorat Kabupaten OKU Selatan, jumlah dana yang direalisasikan ke masyarakat tidak mencapai Rp 100 juta atau terdapat kerugian negara Rp 60 Juta‎.

 

 

Laporan  : SU

Editor     : Syarif