KORBAN MINTA PELAKU TETAP DIPROSES

0
260

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM- Masih ingat dengan kejadian beberapa bulan lalu yang mengakibatkan korban Sehardi alias Hardi (27) ditusuk oleh pelaku Niko (22) warga Desa Pulau Panggung Muara Enim, sebagaimana pernah diberitakan. Nah, hingga kini kasus ini masih belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan alias P21. Sementara Niko sendiri tidak ditahan karena permintaan penangguhan keluarganya ke Kapolsek Semendo.

Korban Sehardi saat dikonfirmasi awak media Sumateranews.co.id via handponenya mempertanyakan kenapa kasusnya sampai sekarang belum ada titik terang. ‘’Ada apa Pak? Kami ini sekeluarga memang orang yang kurang mampu dalam segala hal, tetapi proses hukumnya kan tetap dijalankan dengan semestinya. Apalagi pelaku Niko telah menusuk perut sebelah kiri bawah saya,’’ ujarnya, Senin (21/8).

Akibat kejadian tersebut, Sehardi yang merupakan tulang punggung keluarga tidak bisa mencari nafkah sebagaimana hari-hari sebelumnya. ‘’Sebagai Negara hukum, saya harap kasus penusukan ini tetaplah diproses,’’ tegas Hardi.

Saat dikonfirmasi, pihak Rumah Sakit Rabain Muara Enim, dr. Werri Poli mengatakan bahwa pihak korban telah divisum atas permintaan Polsek Semendo. ’’Secara persedur serta data perobatan rawat inap yang lalu telah kita proses kembali. Kemudian kita serahkan lagi ke pihak Kepolisian Semendo untuk tindakan proses selanjutnya ke pengadilan,’’ tegas Werri.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIk, MPP melalui Kasubag Humas AKP Arsyad mengatakan, saat ini pihaknya belum menerima laporan dari Polsek Semendo atas kejadian penusukan memakai senjata tajam (sajam) tersebut. ‘’Silakan konfirmasikan lagi kepada Kapolsek Semendo AKP Nusirwan R SE MH,’’ tandasnya.

Laporan : Deka Saputra
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre