Kondisi Repan Dikabarkan Berangsur Membaik, Ini Penjelasan Penyakitnya

0
120

Sumateranews,- Sekayu,Repan Saputra  yang baru berumur tiga bulan di kabarkan semakin membaik, pasien yang di agnosa HPS (Hypertropic Pyloric Stenosis) dan didiagnoss banding (sdh) Neuroblastoma dari hasil USG yang bersrti ada penyakit bawaan yang mendasarinya sebagai penyebab  asupan gizi tidak maksimal pada bayi ini yang menyebabkan bayi ini kurang gizi.

Buah hati dari pasangan Sukri dan Syamsi yang merupakan warga Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin ini menderita neroroblastoma intestinal atau tumor kelenjar pada ususnya. Sebelum dirujuk ke RSMH Palembang, Repan sudah mendapat perawatan dari pihak Dinas Kesehatan Muba yang langsung membawa ke RSUD Sekayu dengan mendapatkan perawatan yang intensif.

‘’pasien dari Bulan Mei kemarin sudah di lakukan perawatan Medis di RSUD Sekayu, sekarang kita rujuk ke RSMH Palembang untuk penindakan medis selanjutnya,’’ Jelas Kgs. Syarif Toyib, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kab. Muba, Kepada Sumselupdate.com, Jumat, 21/07

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Rusydi MKes mengatakan, sejak awal mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kondisi kesehatan Repan, pihak Dinas Kesehatan langsung menerjunkan tim medis ke kediaman Repan. “Saat diperiksa di rumahnya kondisi Repan waktu itu mengalami gangguan absorpsi pada ususnya yang menyebabkan bayi sulit mencerna makanan yang masuk dan saat itu tim medis langsung membawa ke RSUD Sekayu,” ungkapnya.

Dijelaskan, saat mendapatkan perawatan di RSUD Sekayu oleh tim medis kondisi Repan membaik dan perlu melanjutkan proses operasi yang harus dilakukan di RSMH Palembang. “Untuk tindakan lebih lanjut maka diputuskan dirujuk ke RSMH Palembang, dan dalam waktu dekat akan dilakukan operasi kepada Repan, kita juga menerjunkan tim visitor untuk mendampingi Repan selama menjalankan perawatan di RSMH Palembang,” jelas Taufik.

Lebih lanjut di jelaskan Taufik bahwa Berdasarkan informasi dari tim visitor Dinkes Muba yang saat ini mendampingi Repan di RSMH Palembang, kondisi Repan kian membaik. “Sudah mulai makan dan kondisi kesehatannya berangsur stabil, kami akan terus memantau kondisi kesehatan Repan dengan terus berkoordinasi tim medis RSMH Palembang,” tambahnya.

Taufik menghimbau, kepada seluruh warga di kawasan pedesaan untuk segera membawa anak ataupun keluarga dengan cepat ke posyandu atau rumah sakit terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan tubuh. “Jangan dibiarkan saja, pihak Dinas Kesehatan Muba sudah menyebar tim medis ke posyandu di desa-desa untuk menangani dengan cepat kesehatan masyarakat, terlebih Muba menjadi pilot project program kesehatan gratis dan program Jamkesmas. Jadi, tidak usah khawatir dengan biaya kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Syamsi (43) ibu Repan mengungkapkan sejak Selasa (18/7) lalu kondisi Repan berangsur membaik dan nafsu makan sudah lancar. “Alhamdulillah sekarang nafsu makan sudah lahap, Repan juga dapat perawatan yang maksimal dari Tim Medis Dinkes Muba dan RSMH Palembang,” ungkap Syamsi.

Ia menambahkan, Tim Medis Dinkes Muba dan RSMH Palembang juga sangat rutin mengkontrol kesehatan Repan. “Tiap dua jam sekali Repan diberi makanan dan susu formula, Alhamdulillah BB (berat badan) Repan sudah bertambah saat ini,” urainya.

Syamsi bersyukur dan berterima kasih dengan pihak Dinkes Pemkab Muba yang memfasilitasi Repan dan membawa ke RSMH Palembang. “Kami wong susah pak, kalu nak ke Palembang katek ongkos. Untunglah ado pihak Dinkes Muba yang dari awal membantu untuk kesehatan Repan supayo biso cepat sembuh,” terangnya.

Tim Visitor Dinkes Muba yang mendampingi Repan, Jannah menyebutkan pihaknya sengaja diterjunkan oleh Dinkes Muba untuk mendampingi Repan hingga kondisi kesehatan normal. “Kami stay di RSMH dan melakukan upaya preventif mengkontrol kesehatan Repan, Alhamdulillah saat ini berat badan Repan bertambah,” tukasnya.

laporan :Hasbullah
Editor :Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article