KKN Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang di Tambangan Kelekar Tampil Beda

280
Sekelompok mahasiswa KKN UIN Raden Fattah Palembang, usai melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengecatan dan pembersihan Tugu desa, di Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Jumat (26/06).

Sumateranews.co.id, GELUMBANG – Praktek KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang kembali digelar dan disebar di sejumlah wilayah pedesaan di Sumsel. Aksi para relawan mahasiwa KKN UIN ini pun tampil beda dengan kegiatan KKN pada sebelumnya.

Hal ini lantaran para mahasiswa KKN harus menjalaninya di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan selesainya. Seperti yang terlihat pada kegiatan sekelompok mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang di Desa Tambangan Kelekar, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Jumat (26/06).

Selain melaksanakan Kegiatan bakti sosial, para mahasiswa KKN ini juga melakukan sosialisasi soal imbauan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, serta menjaga jarak.

“Pelaksanaan KKN kali ini berbeda dengan situasi KKN sebelumnya, karena diselenggarakan di tengah situasi pandemi Covid 19,” ungkap Muhammad Heru, selaku Ketua Kelompok KKN Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, ketika dibincangi disela kegiatannya, Jumat (26/06).

Menurut mahasiswa yang akrab disapa Heru ini, akibat dampak Covid-19 para peserta KKN banyak dipilih dari daerah yang terdekat dengan lokasi KKN.

“Karena masih kondisi pandemi Covid 19, sehingga imbasnya para mahasiswa peserta KKN ini diambil dari mahasiswa yang berasal dari daerah terdekat. Sehingga bisa maksimal melaksanakan tugas meskipun pergi dan pulang dari rumah masing masing,” tandasnya, seraya menjelaskan kegiatan mereka hari ini, Jumat (26/06) yaitu, pembersihan dan pengecatan tugu desa.

Ketika ditanya tentang rencana kegiatan pokok yang akan dilaksanakan dalam KKN ini, Heru, kembali mengatakan, bahwa mereka akan melaksanakan empat tugas pokok yakni, di Minggu pertama ikut menjaga posko Covid, Minggu kedua pembersihan dan pengecatan tugu desa, Minggu ketiga pembuatan hand sanitizer dari daun sirih, dan Minggu keempat pembagian masker.

“Kegiatan ini kami kondisikan dengan Karang Taruna dalam melaksanakan kegiatan ini, dan juga secara bersama sama dengan Pak Kades dan warga desa tambangan kelekar,” imbuh dia.

Heru menuturkan, untuk kegiatan selanjutnya kelompoknya akan menggerakan penanaman bunga di seputaran lokasi yang telah ditentukan.

Dihubungi terpisah, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Drs. H.M. Sirozi, M.A, Ph.D melalui Ketua LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Syefriyeni, M.Ag mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan KKN ini telah dibuka melalui Meeting Zoom pada 15 Juni 2020 yang lalu.

“Pelaksanaan KKN ini telah dibuka oleh Rektor melalui Meeting Zoom dan diikuti oleh para mahasiswa peserta KKN. Berlangsung dari 15 Juni 20020 hingga berakhir pada 24 Juli mendatang. Dengan tetap mengedepankan kerjasama Tri darma Perguruan Tinggi, saya yakin para mahasiswa KKN akan mampu mengimplementasikan program tersebut dilapangan,” jelasnya, saat dihubungi via handphone, Jumat (26/06).

Sementara terkait kegiatan KKN Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang di desanya, Kepala Desa Tambangan Kelekar, Umar Dani berharap dapat terlaksana dengan lancar mesti diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19.

“Semoga untuk kegiatan KKN ini, walaupun di tengah pandemi seperti ini, semoga tetap lancar dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sukses, dan tanpa menemui kendala,” ujar Kades.

Umar Dani pun memberikan apresiasi kepada para mahasiwa KKN yang melaksanakan praktek KKN di Desa Tambangan Kelekar.

“Kami mengucapkan selamat datang dan ungkapan terima kasih atas terpilihnya desa Tambangan Kelekar, kami siap membantu dan mendukung kegiatan KKN ini,” pungkasnya.

Laporan : Sidi III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here