Ketum PPWI: Wartawan Harus Idealisme dan Profesional

25

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Ketum  Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke S.Pd., MSC MA menegaskan kepada anggota PPWI agar bekerja menjadi wartawan ataupun jurnalis itu dengan mengedepankan idealisme dan profesionalisme sehingga berita yang dimuat dan disajikan kepada publik betul-betul berita yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut dikatakannya saat berbincang-bincang dengan para anggota PPWI OKI Sumatera Selatan di Warteg Pinggir Sungai Komering Kayuagung, Senin (29/7/2019).

Mengenai Pers, Ketum PPWI memberikan sedikit wawasannya,  di dalam melaksanakan tugas sebagai wartawan hendaknya jangan jadikan pekerjaan wartawan sebagai mata pencarian. ‘’Artinya kita harus memiliki penghasilan lain seperti mencari sesuatu pekerja sampingan jangan hanya terfokus di wartawan saja untuk menjadi pencarian, karena apabila itu dijadikan sebuah pencarian maka nilai profesional dan ideliasme kita sebagai Pers akan berkurang,’’ terangnya.

Jangan sampai ada anggapan kegiatan jurnalistik tidak mengidahkan idealism. Pers artinya kita di sini bekerja secara profesional, kita tawarkan profesional kerja kita pada mereka, lalu apa yang telah kita tawarkan dan mereka menyepakati.

Maka dari itu “Bekerjalah secara profesional, tegakkan idealisme, jangan sampai idealisme Pers kita bisa dibeli dan tergadaikan kepada pihak-pihak tertentu”.

‘’Tidak semua pendapat sama, banyak anggota PPWI yang berbeda pendapat namun saya tetap dengan pendirian saya yaitu tetap berdiri tegak di atas keadilan dan kebenaran untuk mengkritisi,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Wilson juga mengajak seluruh anggota PPWI agar bisa membuat hasil karya nyata yang terbaik berupa buku, mungkin mengenai sejarah-sejarah yang ada di Indonesia, seperti yang baru ini di Aceh ataupun di OKI sehingga bisa kita jadikan ikon untuk dibukukan dan menjadi nilai yang bisa dipasarkan baik dalam maupun di luar negeri.

“Dengan terus menggali informasi sejarah maka diharapkan masyarakat luas bisa mengetahui mengenai  keberadaan nilai-nilai dari sejarah itu. Maka dari itu diharapkan pihak-pihak terkait bisa membantu memberikan segala akses informasi, agar apa yang menjadi sejarah bisa dibukukan dan diseminarkan, PPWI merangkul semua elemen masyarakat,’’ tanpa terkecuali.

PPWI tetap berdiri tegak meletakkan nilai-nilai pada keadilan dan kebenaran, jangan yang salah dibenarkan lalu yang benar disalahkan dan bukan pula untuk mendzolimi.

Laporan          : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here