Ketua SPS Sumsel: Prima Salam Dompleng Relawan 02

49

Sumateranews.co.id, PALEMBANG –  Yang jelas orang partai ada kepentingan, ini persoalannya dibuat seolah-olah ada rekonsiliasi tingkat daerah. Lah kalau kader partai apalagi caleg mereka ada kepentingan untuk mendompleng,” diungkap Ketua Simpatisan Prabowo Sandi (SPS) Sumsel Wawan Agustian, saat diwawancara, Rabu (24/07/19).

Spekulasi beredar mengenai paskah pertemuan Capres 01 dan 02, Jokowi – Prabowo akan berimbas pada turunannya yaitu pada rekonsiliasi tingkat bawah, para relawan, simpatisan dan pendukung masing masing kubu pada tingkat daerah.

Relawan 02 Prabawo Subianto dan Sandiaga Uno di Sumsel menolak hadir dalam pertemuan silaturahmi kader Gerindra Prima Salam yang mengatasnamakan Koordinator Relawan 02.

Pasalnya, Relawan 02 bersikukuh tetap menjadi oposisi kendati Prabowo dan Jokowi sudah bertemu.

Ketua Simpatisan Prabowo Sandi (SPS) Sumsel Wawan Agustian mengatakan, “Memang sudah ada rekonsiliasi Pak Prabowo dengan Pak Jokowi, akan tetapi dasar relawan bergerak bukan mendukung Prabowo, tapi Ijitima Ulama”.

“Yang pasti terbentuknya relawan dan bergerak untuk perbaikan di negeri ini melalui arahan ulama,” jelas Wawan.

“Masyarakat tahu sendiri relawan ini banyak menarik suara dalam Pilpres ini, lah kalau kader Partai apalagi Caleg ini, mereka ada kepentingan untuk mendompleng,” tegasnya.

“Orang partai ada kepentingan, relawan mana ada kepentingan. Ini dibuat seolah-olah ada rekonsiliasi tingkat daerah. Itu salah,” imbuhnya.

Dari segi relawan, lanjutnya lagi, pihaknya berjuang dari bawah. ‘’Kami hadir di sidang MK. Menurut kami Presiden yang dimenangkan KPU dan MK itu produk kecurangan. Kami tidak menerima, kita turut berjuang, kita mengakui pemerintahan Jokowi. Tapi kami tidak menerima kecurangan,” katanya.

Dari pertemuan antarrelawan 02, lanjut Wawan, ada pertemuan antarrelawan, sebagian besar relawan menolak hadir dalam acara yang mengusung tema silaturahmi relawan 01 dan 02.

Ditanya mengenai basis relawan 02 yang lain terkait isu rekonsiliasi tingkat daerah ini, Wawan menjelaskan, “Sudah saya konfirmasi dengan Habib Mahdi Muhammad Syahab terkait nama Prima Salam yang dibuat sebagai koordinator relawan 02, tapi nama Prima Salam dicatut, sebenarnya nama Prima Salam tidak ada sebagai ketua relawan. Pasalnya, masing masing relawan punya ketua masing masing”.

“Jadi Prima Salam itu bukan relawan, dia itu caleg. Jadi kami pertanyakan kapasitas Prima Salam ini. Orientasi perjuangan partai dan relawan beda. Kalau kami kepentingan nurani ulama. Tapi kalau partai itu ada kepentingan. Kalaupun Prabowo melakukan rekonsiliasi dengan Jokowi, kami relawan tetap jadi oposisi, sembari kami menuju Itjima ulama ke IV,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Dedek Chaniago kader Partai Demokrat Sumsel, ketika dimintai tanggapan soal rencana Silaturahmi Relawan Jokowi dan Relawan Prabowo Sumsel menuturkan. “Menurut saya sebaiknya merupakan piur (murni-red) agenda relawan dan merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik,” tegasnya.

Cuma sangat disayangkan jika acara relawan ini dijadikan ajang pemanfaatan. “Karena sepaham saya relawan ini bekerja tanpa pamrih berdasarkan visi atas permasalahan sosial yang ada,” tandasnya.

Apalagi khususnya di kubu Relawan Prabowo, jumlah mereka kan banyak tersebar di Kabupaten dan kota di Sumsel ini. ‘’Saya pribadi sebagai Kader Demokrat sebagai salah satu Partai Pendukung Prabowo-Sandi belum ada petunjuk dari pusat untuk melakukan rekonsiliasi hanya sebatas komunikasi politik. Sedangkan acara ini kalau tidak salah mengatasnamakan relawan, sementara Koordinator Relawan adalah kader Partai Gerindra. Jadi patut dipertanyakan kapasitas Partai Gerindra dalam acara ini?” tandas Dedek.

 

Laporan          : Andre

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here