Ketua PWNU Sumsel Himbau Masyarakat Terkait Covid 19

108

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Maraknya Wabah Virus Corona atau yang lebih dikenal Covid 19 akhir-akhir ini, baik masyarakat ditingkat nasional maupun di wilayah khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terutama di Kota Palembang, Ketua PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) Provinsi Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi yang biasa disapa Cak Amir menghimbau, kepada seluruh masyarakat Sumsel harus mentaati apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat, maupun daerah terkait Covid-19.

“Kepada seluruh masyarakat Nahdiyin dan Nahdiyah dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel ini, mari bersama-sama menghindari setiap kerumunan dan keramaian disetiap acara, supaya kita menghindari itu, senantiasa tetap menjaga kesehatan imunitas dengan memakan makanan yang baik, sehat, bervitamin dan yang halal dan yang toyiban,” imbu Cak Amin saat diwawancarai dikediamannya, Rabu (25/03/2020).

Kakek yang telah memiliki tujuh orang cucu ini menganjurkan supaya kita berdoa meminta kepada Allah SWT supaya dilindungi dari bahaya Corona dan Covid 19.

Kita tidak bisa berbuat apa-apa selain berusaha dan berdoa dengan tuhan, dan kita serahkan kepada Allah karena semua musibah dan bencana hanya Allah yang akan menentukan.

“Tentu segala-segalanya adalah Allah swt, kita sebagai manusia hanya bisa memohon doa perlindungan dari Allah SWT,” ucapnya.

Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan menegaskan kepada seluruh pengurus di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan baik itu PCNU, serta Banus, Banser, baik Muslimat, Bantaya, Ansor dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan semuanya agar supaya menjaga jarak antara personal ke personal yang lain.

“Karena ini penyakit sudah menjadi wabah global, dimana Indonesia sudah banyak terdampak virus tersebut apalagi baru baru ini di Provinsi Sumatera Selatan khususnya di Kota Palembang sudah ada yang positif berdasarkan hasil test dari RSMH Palembang.,” tegasnya.

Cak Amir berharap kepada pemerintah baik pusat maupun daerah dapat memberikan solusi kepada masyarakat yang telah dihimbau supaya tidak keluar rumah.

“Bagaimana jalan keluar serta solusinya bagi masyarakat yang punya usaha supaya tidak keluar rumah, karena tanpa keluar rumah mereka mau makan apa tanpa harus bekerja dahulu,” ujarnya.

Ini penting bagi Gubernur, Bupati dan Walikota yang ada di Sumsel ini agar supaya ada solusinya bagi orang yang tidak mampu yang disuruh untuk tidak keluar rumah, tentunya harus ada perintah dan ada kebijakan secara finansial untuk dimakan dan jangan menyesengsarakan rakyat karena rakyat mau makan anak istrinya”.

Kebijakan secara finansial ini harusnya diberikan kepada masyarakat yang kemampuan ekonominya per hari seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang dan lain-lainnya.

Mereka harus diberikan beras, lauk pauk sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari.

Hal tersebut lebih penting bagi pemerintah untuk memberikan solusi yang terbaik dan jalan keluarnya agar supaya rakyat di Sumatera Selatan ini bisa tenang, sehingga tidak keluar rumah sesuai himbauan dari Pemerintah.

Perlu juga menjadi catatan bagi pemerintah untuk memberikan batas himbauan ini supaya masyarakat tidak resah dan kekhawatiran.

“Saya sebagai ketua PWNU Sumatera Selatan menghimbau ayo deh perintah-perintah dari Gubernur Sumsel, Bupati dan Walikota kita turuti, tetapi saya juga meminta kepada Gubernur, Bupati dan Walikota supaya memberikan solusi dan hanya memberikan perintah”, ungkap Cak Amir ayah 6 orang anak ini.

Laporan : Andrian
Editor     : Abiyasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here