Ketua KPU Lubuklinggau Efriadi Suhendri : Pilihan Boleh Beda tapi jangan Ada Konflik

0
304

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau melaksanakan rapat pleno terbuka pengundian Nomor Urut pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2018-2023, di Ballroom Hotel Smart, Selasa (13/2).

Penetapan Nomor Urut dihadiri langsung oleh ketiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau periode 2018-2023. Ketiga pasangan calon yaitu Nomor Urut 1 pasangan H Toyeb Rekembang dan Sofian, Nomor Urut 2 pasangan calon Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar, dan Nomor Urut 3, yakni H Rustam Efendi dan Riezky Aprilia.

Penetapan Nomor Urut tersebut juga dihadiri seluruh Ketua DPC partai pengusung maupun pendukung, simpatisan seluruh pasangan calon, dan pendukung setiap pasangan calon juga hadir untuk mengawal saat pengambilan Nomor Urut.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau Efriadi Suhendri mengatakan, KPU Kota Lubuklinggau sudah melaksanakan tahapan demi tahapan mulai penerimaan atau pendaftaran calon, penetapan pasangan calon hingga pengambilan Nomor Urut seluruh pasangan calon.

“Saya berharap tim sukses dan pendukung pasangan calon agar mengikuti tahapan selanjutnya sesuai peraturan dan perundang-undangan. Agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) walikota dan wakil walikota Lubuklinggau berjalan sesuai keinginan kita bersama. Pemilihan harus kondusif. Pilihan boleh beda tapi jangan ada konflik,” katanya.

Efriadi Suhendri mengatakan, Pilkada adalah proses demokrasi untuk menjadikan Kota Lubuklinggau menjadi lebih baik dan pihaknya juga berkomitmen menjadikan pilkada di tahun 2018 ini, menjadi pilkada yang berkualitas dan berintegritas.

“KPU Kota Lubuklinggau menargetkan tingkat partisipasi masyarakat Kota Lubuklinggau pada pilwako dan wawako nanti sebanyak 85 persen. Agar terciptanya sesuai dengan target tersebut maka dari itu kami minta dukungan seluruh stekholder dari semua pihak,” pungkasnya.

Laporan : Donna April
Editor/Posting : Imam Ghazali