Ketua AJOI Mesuji Kecam Guru dan Kepala Sekolah yang Usir Wartawan

77

Sumateranews.co.id, PALEMBANG- Adanya pemberitaan terkait masalah Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 11 Way Serdang, maka Ketua Organisasi Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Mesuji minta dinas pendidikan untuk menindak tegas oknum kepala sekolah yang sudah mengusir wartawan saat mau mengonfirmasi masalah tersebut.

‘’Sebagai guru pendidik yang seharusnya punya rasa saling menghargai kinerja jurnalis apalagi di UU pers nomor 40 tahun 1999 jelas isinya, bahwa bagi siapa saja yang melakukan kekerasan dan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas peliputannya, maka si pelaku tersebut dapat dikenakan hukuman selama 2 tahun penjara dan dikenakan denda paling banyak sebesar Rp 500 juta rupiah. Apalagi dari pemberitaan sebelumnya saat wartawan mencoba untuk mengonfirmasi dengan pihak sekolah  pada Jumat (30/08/2019), Kepala SD Negeri 11 Mulyono, terkesan tidak mengindahkan kehadiran wartawan. Bahkan secara diam-diam  merekam wartawan tersebut tanpa izin,’’ papar Ketua Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Mesuji, Herman Baginda, Minggu (01/09/19).

‘’Sebagai guru dan kepala sekolah seharusnya tidak boleh melakukan hal semacam itu apalagi sampai menghalang-halangi kerja wartawan karena wartawan itu bekerja dilindungi undang-undang,’’ tegasnya.

Sangat disayangkan dan sangat prihatin sekali jika di zaman keterbukaan publik  seperti sekarang ini masih ada saja oknum guru dan kepala sekolah yang masih belum paham dengan kinerja seorang jurnalis. ‘’Karena itu kami sangat mengecam atas pengusiran dan penghalangan wartawan oleh para oknum guru yang ada di SDN 11 Way Serdang,” tandas Herman.

Laporan          : Aan S.

Editor/Posting : Imam Ghazali

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here