Ketua AJOI Mesuji Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan

47

Sumateranews.co.id, LAMPUNG-  Pengeroyokan terjadi di Karaoke Valencia, Kabupaten Tulang Bawang, sekitar pukul 19.00 WIB Kamis, 12 September 2019. Korbannya, Aan Setiawan pun melapor ke Polsek Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Berdasarkan hasil Berita Acara Pelaporan terkutip kejadian, saat itu korban bersama Buhari yang juga seorang jurnalis, di media online kabarakyat.id dan 4 rekan lainnya,karaoke Valencia Unit 2, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kemudian pukul 19.00 WIB, korban keluar dari ruang (Room) karaoke, saat itulah, tiga orang pelaku langsung menghajar korban dengan sebuah botol mengenai pelipis mata kanan korban. Secara bertubi para pelaku menghajar korbannya, hingga mengalami luka di bibir dan pelipis mata.  Rekan korban atas nama Buhari berupaya melerai, namun para pelaku memukul wajahnya hingga pipinya mengalami luka memar akibat dikeroyok pelaku.

Dari kejadian itu, Aan Setiawan dan Buhari bersama rekan-rekannya media pergi ke RS Mutiara Bunda Unit 2, Tulang Bawang, untuk dilakukan penanganan medis dan visum.

Setelahnya melaporkan kejadian ke Polsek Banjar Agung, dengan bukti laporan No:TBL/279/IX/2019/Polda Lampung/Res Banjar Agung, tanggal 12 September 2019.

Di waktu terpisah, Ketua AJOI DPC Kabupaten Mesuji, Herman Baginda berkesempatan datang mendampingi korban pengeroyokan aan Setiawan dan Buhari, laporan di Polsek Banjar Agung mengatakan, mendesak penegak hukum wilayah Kabupaten Tulang Bawang, khususnya Tim Polsek Banjar Agung, untuk dapat segera menangkap para pelaku pengeroyokan.

“Aan Setiawan merupakan jurnalis media online, juga Wakil Ketua AJOI DPC Kabupaten Mesuji. Maka dari itu, diharapkan pihak kepolisian Polsek Banjar Agung, segera menangkap para pelaku pengroyokkan terhadap Aan,” tegasnya.

Herman Baginda menambahkan, tindak kekerasan terhadap jurnalis, harus cepat ditangkap dan diberi hukuman yang setimpal. Dari pihak manapun merupakan bentuk ancaman baru kekerasan nyata bagi jurnalis, utamanya kekerasan fisik langsung.

‘’Hal ini juga sebagai refrensi bersama, bahwa dari kejadian yang menimpa sahabat kita Aan Setiawan dan Buhari, menambah  catatan kekerasan terhadap jurnalis seluruh Indonesia,’’ cetusnya.

Laporan          : Herry

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here