Ketika Islam Dihina, Ini Reaksi dari OKU

0
198

Sumateranews.co.id, BATURAJA- Pasca pernyataan salah satu senior Partai Nasdem Viktor B Laiskodat di salah satu pertemuan persiapan Pilkada di NTT beberapa waktu lalu yang menghina empat partai oposisi yakni Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta umat Islam dengan menuduh mendukung berdirinya khilafah dan ketidaktoleransian serta ketidakbhinekaan umat Islam, telah menimbulkan reaksi keras dari banyak pihak di Indonesia, tidak ketinggalan beberapa respon pedas dari umat Islam di OKU.

H Ali Khan selaku Ketua GNPF OKU sangat mengutuk keras pernyataan Viktor dari Partai Nasdem yang intinya menghina dan melecehkan umat Islam.

“Kalau yang dihina itu partai, okelah itu urusan politik. Ini umat Islam yang pada intinya sangat toleran dan cinta damai dengan umat lainnya di luar Islam. Kami akan mengambil sikap dalam hal ini, tetapi masih menunggu dari instruksi GNPF pusat,” cetusnya, Selasa (08/08).

Hal senada juga diungkapkan Rahmatullah selaku Wakil Ketua Bagian Humas DPD PAN OKU yang merasa tersinggung dengan pernyataan Viktor tersebut yang asal bicara, persis seperti preman atau orang yang tidak berpendidikan. “Kami dari PAN tidak pernah menghina atau menjelekkan partai lain di depan forum, ini sudah kelewatan, bisa menimbulkan disintegrasi bangsa dan meningkatkan suhu politik. Insya Allah kami akan mengambil sikap terhadap pernyataan kurang ajar tersebut,” tegas mantan anggota Laskar Jihad ini.

Hanjuri dari Pemuda Muhammadiyah OKU juga merasa tersinggung dengan pernyataan Viktor Laode dari Partai Nasdem tersebut. “Seolah-olah umat Islam ini di Indonesia sama dengan PKI atau GPK, padahal umat Islam dan TNI lah yang paling berjasa besar menyelamatkan bangsa ini dari penjajahan dan pemberontakan, Saya selaku umat Islam tidak terima dihina seperti itu,” ujarnya.

Ustadz Sobri salah satu da’i di Baturaja mengatakan ia juga merasa tersinggung hatinya dengan pernyataan Viktor yang menghina umat Islam. Pimpinan FPI OKU Ustadz H Husni mengingat semua pihak agar jangan berani-berani menghina dan melecehkan umat Islam. “Kami umat Islam tidak diajarkan dihina, tetapi apabila agama kami dihina maka kami tidak akan tinggal diam,” tandasnya.

Laporan : Duan Sipni

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article