Kesepakatan Diabaikan, Rusli Ancam Cabut HGU PT SMS

0
99

Sumateranews.co.id, SEKAYU- Kesepakatan tuntutan ganti rugi lahan masyarakat Desa Setia Jaya, Sungai Dua, Kertayu, Sukalali Kecamatan Sungai Keruh dengan Perusahaan Sawit Mas Sejahtera untuk membangun ekonomi produktif masyarakat berupa peternakan sapi/kambing masih belum ditindaklanjuti oleh pihak perusahaan.

Hal tersebut membuat Asisten I Setda Muba, H Rusli SP MM selaku pimpinan rapat merasa geram atas sikap dari perusahaan dan mengancam akan merekomendasikan kepada Bupati Muba untuk menginstruksikan Disbun memberi sanksi pencabutan HGU karena sudah melanggar aturan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 98 tahun 2013.

“Kajian yang dilakukan perusahan tidak sesuai dengan kesepakatan tuntutan masyarakat. Kami berikan waktu 15 hari ke depan untuk menyelesaikan permasalahan ini kalau tidak kami yang akan mengambil keputusan,” tegasnya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar dan jangan mengambil keputusan sendiri sebelum tanggal 25 Juli nanti perusahaan memberi jawaban terhadap ganti rugi lahannya.

Ditambahkan Sekretaris Camat Sungai Keruh Andi Suharto SSTP MSi, pihak perusahaan agar lebih serius menyelesaikan tuntutan masyarakat yang telah disepakati agar tidak menimbulkan konflik di lapangan. “Kami terus mengimbau agar warga tetap bersabar jangan sampai menguasai kembali lahannya yang dikelola perusahaan,” tegasnya.

Sementara itu Pimpinan Unit PT Sawit Mas Sejahtera Piter menyampaikan bahwa pihaknya sangat ingin segera menyelesaikan permasalahan ini sehingga tidak sampai berlarut-larut dan tidak menimbulkan konfik. “Saya minta Bapak-Bapak semua berikan waktu untuk menyampaikan ke manajemen,” pintanya.

Laporan : Hasbullah Anwar
Editor/Posting : Imam Ghazali