Kerusakan Jalan Provinsi Kian Parah

0
147

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR- Kerusakan Jalan Provinsi yang ada di Kecamatan Tanjung Raja menuju Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir Sumsel, semakin parah. Hal itu diduga disebabkan karena seringnya melintas mobil angkutan material milik PT. Waskita pengelola proyek Jalan Tol yang sedang beroperasi di Kabupaten OKI.

Lebih kurang 20 km kondisi jalan berlobang, berlumpur, dan licin bak kubangan kerbau. Terutama di musim penghujan kondisi jalan semakin parah. Tak jarang hal itu menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Muklis, salah seorang warga mengungkapkan, dirinya bersama masyarakat kecewa dengan managemen perusahaan yang dinilai tidak peduli akan kerusakan jalan. Padahal, kerusakan jalan disinyalir akibat seringnya mobil perusahaan melintas seperti mobil material PT. Waskita dan juga mobil milik PTPN yang mengangkut pupuk dan gula.

”Jika dalam waktu dekat masih tidak ada perbaikan sama sekali, maka masyarakat memastikan akan menutup maupun memportal jalan untuk sementara sampai jalan diperbaiki. Kemudian, akan menanam pisang maupun aksi yang lebih keras lagi dikhawatirkan anarkis hingga protes masyarakat didengar,” ujarnya, Selasa (3/4).

Tak ketinggalan dalam kesempatan itu, rombongan Komisi III DPRD Ogan Ilir yang kebetulan melintas pun angkat bicara. Mereka menyatakan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak perusahaan.

Apalagi mengingat jalan itu merupakan urat nadi yang menghubungkan empat Kecamatan yakni Rantau Alai, Lubuk Keliat, Muara Kuang, dan Rambang Kuang. Usai melaksanakan sidak ke lokasi jalan rusak, Rombongan para anggota Dewan ini langsung meluncur menuju PT. Waskita yang ada di Desa Awal Terusan Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI.

Kedatangan ini guna meminta pertanggungjawaban penuh PT. Waskita akan kerusakan jalan yang terjadi.

Namun sayang, dalam pertemuan itu belum ada titik temu karena pihak Waskita mau berkoordinasi dulu dengan petingi-petinggi di perusahaan tersebut.

Hal itu, tentu membuat kekecewaan bagi rombongan komisi III, karena ternyata kedatangan mereka tidak membuahkan hasil. Bahkan dalam kesempatan itu, para perwakilan rakyat ini mengultimatum jika dalam waktu dekat pihak Waskita tidak bisa bertanggung jawab melakukan perbaikan jalan, maka pihaknya bersama Dishub Ogan Ilir berikut Sat Pol PP akan menutup seluruh aktivitas PT. Waskita. Hal itu guna menghindari kerusakan jalan semakin parah lagi.

Laporan          : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali