Kepala PUPR Prabumulih Nilai Pembangunan Masjid Tak Bermasalah

0
212

Sumateranews.co.id, PRABMULIH  –  Terkait pemberitaan sebelumnya tentang tinjauan Pjs Walikota Prabumulih, Richard Chahyadi di Proyek Renovasi Masjid Al Hijrah pada tahun 2016 dengan anggaran APBD sebesar 280 juta rupiah yang terletak di kawasan Jalan Krakatau atau tak jauh dari Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Prabumulih, maka Kepala PUPR Prabumulih menilai tak ada masalah.

Semula anggaran perenovasian Masjid Al Hijrah sebesar 280 juta rupiah, diduga disunat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, bantuan dana sekitar Rp 280 juta yang dianggarkan lewat APBD tahun anggaran 2016 tersebut, dinilai tidak sesuai dengan item pembangunan yang hanya mencakup pondasi masjid, mihrab, dan 8 pilar dari 10 pilar yang direncanakan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Prabumulih, M Sufi ST saat ditemui di kantornya, Jumat (27 April 2018) mengatakan bahwa proyek renovasi masjid tersebut tidak ada masalah.

‘’Sebab anggaran APBD sebesar 280 juta rupiah itu sudah sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Kami merencanakan hanya beberapa item yaitu 8 buah tiang 1 mihrom dan pondasi ya dengan harga 280 juta rupiah itu bangunan tersebut tentu sudah layak,” cetus Sufi.

Terkait adanya aduan masarakat tentang ketidakpuasan atas bangunan dengan nilai 280 juta rupiah,  dijelaskan Sufi karena masyarakat meminta pelebaran teras masjid. ‘’Tetapi melebihi ukuran yang kami akan buat, mereka meminta dilebarkan lagi teras tersebut itulah permasalahanya. Kalau untuk kontraktor juga bekerja sesuai dengan apa yang direncanakan dan diberikan oleh PU yaitu 8 tiang 1 mihrom dan pondasinya itu juga, dan itupun sudah layak dengan dana 280 juta tersebut,’’ jelas Sufi.

“Kalau untuk perencanaan hanya tiga item tersebut. Itu juga sudah sesuai dengan apa yang direncanakan dan itu layak dengan harga 280 juta rupiah, tetapi mereka (pihak masjid) meminta penambahan teras lagi. Kalau untuk pemeriksaan berkasnya di kejaksaan itu sudah di panggil PPTK dan Pengawasnya, dan kalau untuk di PU tidak ada masalah,’’ tandas Sufi.

Laporan          :   Taufik Hidayat

Editor/Posting : Imam Ghazali