Kemeriahan HUT ke-14 Ogan Ilir Ternoda

0
425
ilustrasi net

Sumateranews.co, OGAN ILIR- Rangkaian Kemeriahan HUT Ogan Ilir  ke – 14  yang berlangsung di kawasan perkantoran terpadu Tanjung senai,  Jumat pagi (5/1/2018) ternoda. Sebab kemeriahan peringatan tersebut diwarnai Insiden Penganiayan terhadap petugas Pemadam Kebakaran (PBK) yang diduga telah dilakukan oknum dari satuan Brimob yang bertugas di Kompi Brimob OI. Mirisnya lagi, peristiwa tersebut terjadi di depan Bupati OI dan pejabat daerah serta tamu yang hadir.

Informasi yang dihimpun Sumateranews.co.id, insiden tersebut bermula saat pertandingan tarik tambang antara personil PBK dan Sat Brimob OI. Dimana salah satu personil PBK yang saat itu sedang bertugas mendokumentasikan pertandingan,  tak sengaja menginjak kaki dari salah satu peserta dari Sat Brimob OI itu.

“Saat itu saya lagi merekam pertandingan menggunakan handphone untuk keperluan dokumentasi. Tanpa sengaja kaki saya menyenggol kaki salah satu peserta lomba dari satuan Brimob, kemudian tanpa basa- basi mereka langsung menarik, memukul bahkan sempat mencekik leher saya,” aku Yogi saat ditemui wartawan.

Usai kejadian, lanjutnya, bersama salah satu anggota polisi berinisial BN dan Kepala Satuan (Kasat) dari satuan PBK langsung menghadap Bupati. Tetapi sayang belum ada tindak lanjut dan penyelesaian secara tertulis akan permasalahan itu.

“Yang Jelas saya merasa diintimidasi, dan saya tidak terima,  namun Bupati saat kami temui,  menyampaikan agar kasus ini segera diselesaikan dan jangan di perpanjang lagi,” ungkapnya.

Selain itu Yogi juga mengatakan, selain dirinya ada satu orang lagi yang menjadi korban kekerasan. “Ada satu lagi, yaitu Emir Aulia salah satu pegawai bagian Humas Protokol di Pemkab OI. Dirinya juga dipukul sewaktu akan meredam kerusuhan yang terjadi,” bebernya.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan dan informasi secara jelas dan resmi dari pihak terkait dalam hal ini narasumber yang berkompeten yaitu Pemkab Kabupaten Ogan Ilir melalui Humas dan Protokol. Bahkan semua media jangan diminta jangan membesar-besarkan masalah tersebut. Hingga berita Pemkab Ogan Ilir belum memberikan klarifikasinya.

Laporan          : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article