Kementerian KKP Pilih Banyuasin Menjadi Lokasi Pilot Project KKP dan Food and Agriculture Organization (FAO)

103

Sumatetanews.co.id, BANYUASIN, – Acara Panen Ikan Patin hasil dari Kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Food and Agriculture Organization (FAO) proyek “Supporting Local Feed Self-Sufficiency for Inland Aquaculture in Indonesia” dan Temu Lapang Pakan Mandiri Provinsi Sumatera Selatan diselenggarakan di Desa Sungai Rengit.

Kabupaten Banyuasin terpilih menjadi lokasi Pilot Project Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Food and Agriculture Organization (FAO), yang berlokasi di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jarwo, Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kabupaten Banyuasin termasuk salah satu Kabupaten penghasil ikan terbesar di Sumatera Selatan terutama ikan patin dan lele dengan sentra budidaya ikan patin berada di Kecamatan Talang Kelapa.

Bupati Banyuasin diwakili oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. H. Kosarudin, MM menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mendukung program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dengan adanya Kegiatan Farm Trial Demonstration (Percontohan KKP-FAO) proyek “Supporting Local Feed Self-Sufficiency for Inland Aquaculture in Indonesia (TCP/INS/3606)” di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

“Diharapkan kedepan masyarakat sudah dapat menerapkan formulasi pakan yang berbahan baku lokal yang sudah di uji cobakan dalam kegiatan saat ini. Dalam mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, yaitu Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera serta program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” tegasnya.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Dirjen Perikanan Budidaya dan Ketua Komisi IV DPR RI Bapak Edi Prabowo atas semua perhatian dan bantuannya, dan pada Tahun 2020 Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Perikanan akan melakukan terobosan,” ucap Kosarudin.

Pengembangan budidaya ikan patin kualitas ekspor secara terpadu dalam satu kawasan” dilengkapi industri pengolahan ikan patin di Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I dengan luas lahan yang tersedia ± 100 Ha, pada tahap awal bisa dimanfaatkan ± 50 Ha.

“Dan hal ini juga didukung Tahun 2019 Koperasi Perikanan dengan kelompok pemanfaatnya yang berada di lokasi ini mendapat bantuan 1 unit alat berat excavator dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI,” tambahnya.

Kosarudin juga menambahkan bahwa melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas Organisasi Perangkat Daerah terkait, Kabupaten Banyuasin berhasil meraih penghargaan Kompas Gramedia Award 2019 untuk Program pemberdayaan SDM bidang perikanan.

“Dan kini menerima penghargaan The Best Fisheries Program yang diserahkan langsung oleh CEO Kompas Gramedia dan Gubernur Sumatera Selatan di Hotel Santika Primiere tanggal 15 Oktober 2019,” tutupnya.

Sementara itu Ir. Asmaniah, kepala Subdit Obat ikan Direktorat Pakan dan Obat ikan menjelaskan tujuan Temu Lapang Pakan Mandiri Provinsi Sumatera Selatan adalah mensosialisasikan program program pakan mandiri, membuka kesempatan bagi POKDAKAN untuk mendapatkan informasi tentang kebijakan dan program pakan mandiri guna meningkatkan Margin Keuntungan.

Selanjutnya memecahkan permasalahan yang dihadapi POKDAKAN khususnya dalam hal informasi ketersediaan bahan baku pembuat pakan, menjalin hubungan akrab instansi Pemerintah terkait dengan POKDAKAN dan kelompok pembuat pakan dan mendorong program kementerian kelautan dan perikanan melalui Program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (GERPARI).

Pada acara ini Juga dilakukan Penyerahan Bantuan secara Simbolis yakni Bantuan Mixer dari FAO Kepada Kelompok Jarwo, Bantuan Hammer mill dari FAO Kepada Kelompok Karang Pipa, Bantuan Mesin Pakan GERPARI dari DJPB kepada Kelompok Lele organik Bantuan Excavator dari DJPB Kepada Sumber Bahari.

Kemudian Bantuan benih dan pakan ikan dari BEBAS Sungai Gelam Jambi dan BNPB Lampung Kepada Kelompok Family Farm, Bantuan Calon Induk dari BAPAK Sungai Gelam Jambi kepada Kelompok Ranggon Jaya Bersama dan Bantuan biotik dari BPBAT Sungai Gelam Jambi kepada Kelompok Mina Mata Farm.

Turut hadir Acara Panen ini yakni Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ketua Komisi IV DPR RI, FAO Representative Indonesia, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin,
Para Asisten Setda Kabupaten Banyuasin.

Juga turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Balai Riset Perairan Umum Palembang, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Jambi, Kepala Stasiun Karantina Ikan Palembang. Camat Talang Kelapa, Camat Banyuasin I, Kepala Desa Sungai Rengit dan Ketua-ketua Kelompok Pembudidaya ikan (Pokadakan).

Laporan : Herwanto

Editor.    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here