Kembangkan Inovasi di Era Transformasi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, Prabumulih Field Optimis Capai Produksi Minyak 10.000 Barel Per Hari

0
125

PRABUMULIH – Pertamina Prabumulih Field merupakan salah satu lapangan migas di Sumatera Selatan (Sumsel), yang memiliki target produksi minyak sebesar 7.895 barel per hari (Barrel Of Oil Per Day/BOPD), dan Gas 136.4147 Juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet Per Day/MMscfd) di tahun 2021 dan merupakan backbone di Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 4.

Dalam pengusahaan pencapaian target produksi tersebut saat ini digunakan 6 unit Rig Own dan 2 Rig Kontrak milik PDSI dalam kegiatan perawatan sumur- sumur produksi MIGAS,  serta tingginya waktu pengoperasian 6 unit Rig Own, yang rata–rata telah berumur 39 tahun, menjadikan kondisi kelengkapan Rig spare part-nya sudah tidak compatible lagi dengan spare part yang tersedia di pasaran saat ini, sehingga bukanlah hal dapat dipandang sebelah mata dalam kegiatan operasional bisa melakukan optimasi waktu sehingga efektif, efisien menuju Operation Excelent sesuai arahan Board of Director.

Terkait itu, Prabumulih Field melakukan terobosan cerdas seiring transformasi revolusi industri 4.0 dan society 5.0 sebagai upaya mewujudkan visi global PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia.

Senior Manager Prabumulih Field, Ndirga Andri Sisworo, mencermati itu dengan membentuk tim untuk melakukan optimasi waktu pekerjaan Rig. Salah satu tim terbentuk difungsi Well Service Prabumulih Field Field adalah gugus PC Prove IoT Control Valve dalam membuat inovasi aplikasi IoT (Internet of Think) Valve Controle System pada Four Way Valve Accumulator double control system terintegrasi menggunakan Remote dan Aplikasi Android sebagai Remote Control, yang berpotensi melakukan penghematan perusahaan sebesar Rp 26.397.957.000,00 (termasuk replikasi akan dilakukan di dua unit peralatan Rig Milik Pendopo Field), serta Inovasi ini di claim sebagai terobosan pertama kali di dunia (telah dilakukan tracing melalui google patent) akan bisa meningkatkan aspek keselamatan di dunia minyak dan gas.

Selanjutnya, dari fungsi Oil Production Prabumulih Field tergabung dalam gugus PC Prove Tan Ku Nian juga membuat inovasi. Modifikasi Dongkrak Hidrolik Menjadi Chemical Pump diaplikasikan pada flowline sumur produksi minyak dan gas, telah teruji kehandalannya menginjeksikan chemical (Scale Inhibitor) di flowline sumur PMB 16 sehingga pertumbuhan scale dapat dihambat. Inovasi chemical pump ini juga dapat difungsikan menginjeksikan berbagai jenis chemical lain.

Kedua Tim Gugus ini telah berhasil mendapatkan predikat tertinggi dengan kategori GOLD pada tanggal 4 November 2021 lalu dalam ajang Continous Inovation and Improvement Forum (CIIF) 2021 di PT Pertamina Hulu Rokan Regional Sumatera, serta direkomendasikan sebagai salah satu wakil peserta PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera untuk mengikuti tahapan selanjutnya di Subholding Upstream dalam ajang Upstream Innovation and Improvement Award (UIIA) 2021, yang akan dilaksanakan pada Desember 2021 mendatang.

Dengan adanya penerapan teknologi dan inovasi terkait pengembangan Industry 4.0 dan Society 5.0, semoga Prabumulih Field bisa mencapai cita–cita produksi 10.000 barel per hari (Barrel Of Oil Per Day/BOPD) dan 150 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet Per Day/MMscfd) sehingga dapat memenuhi kebutuhan minyak dan gas nasional.

Dengan mengutamakan keselamatan kerja dan Operation Excellent serta siap menjadi leader replikasi agar inovasi ini bias diterapkan di lingkungan Pertamina guna kemajuan Bangsa dan Negara. (*/ril)

Editor : Donni