Kekerasan Ibu dan Anak di OI Masih Tinggi

0
184

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Karena masih tingginya angka kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak-anak di Kabupaten OI saat ini, maka dibentuk Puspa Pesona Caram Seguguk di Aula P3A, Kamis (30/8).

Ketua TP PKK Kabupaten OI melalui Sekratarisnya Agtudevina mengaku, tingginya angka kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak-anak di Kab OI menunjukkan bahwa Ogan Ilir belum terlalu ramah bagi perempuan dan anak-anak. Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak yang muncul saat ini, ibarat fenomena gunung es. Sebagian besar tidak terekspos ke media atau tidak dilaporkan oleh para korban.

“Melihat tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di OI inilah maka kami menyiapkan Program Puspa yakni program perlindungan khusus perempuan dan anak,” ujar Vina saat berdialog dengan sejumlah ibu-ibu di Aula P3A.

Program Puspa “Pesona Caram Seguguk” tersebut, kata Vina disiapkan untuk merespon maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak di OI sehingga perempuan dan anak-anak yang mengalami kekerasan dapat segera melaporkannya ke Tim Puspa yang akan disiapkan pasangan yang memiliki jargon Pesona Caram Seguguk.

Untuk memudahkan para korban melapor, Vina menyebut pihaknya akan membentuk tim reaksi cepat yang terdiri dari gabungan berbagai unsure. Mulai tenaga medis, psikolog, advokat hingga petugas kepolisian yang akan segera datang ke lokasi kejadian dan melakukan upaya perlindungan kepada korban kekerasan, baik anak maupun perempuan.

Pasalnya selama ini, kata dia, perlindungan pemerintah terhadap maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sangat minim.

Untuk memudahkan koordinasi dan pendanaannya, Puspa tersebut akan berada di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kab OI.

“Kami akan membentuk Tim Puspa Pesona Caram Seguguk ini di tiap kecamatan agar lebih dekat dan memudahkan masyarakat untuk melapor,” jelas Kordinator Humas dan Publikasi Puspa Pesona Caram Seguguk H. Sandityasawidhi Lubis saat selesai acara di Aula P3A Indralaya Ogan Ilir.

Laporan          : Lubis
Editor/Posting : Imam Ghazali