Kejari Lubuklinggau Beri Penyuluhan SDIT Annajiya

9

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Sebanyak 29 siswa dan siswi serta 4 guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Annajiya Kota Lubuklinggau mendapatkan penerangan, penyuluhan, dan pemahaman hukum dari Kejari Lubuklinggau di Aula Kejari Lubuklinggau, Jumat (06/09/2019).

Kajari Lubuklinggau Hj Zairida SH, M.Hum melalui Kasi Intelijen Soemarlin Halomoan Ritonga SH,MH didampingi Kasubsi Bidang Intelijen yakni Fusthathul Amul Huzni SH, Agrin Nico Reval SH mengatakan  bahwa diberikan penyuluhan dan penerangan hukum merupakan program rutin Kejari Lubuklinggau. Dimana jaksa masuk sekolah merupakan bagian dari program utama di pusat penerangan hukum kejaksaan dan program pembinaan masyarakat taat hukum khususnya anak-anak di usia dini.

“Program ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khususnya. Dan para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak dini,” katanya.

Diberikannya pemahaman hukum kepada pemuda dan pelajar diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan dan tindak pidana korupsi yang dilakukan.

Ia juga mengatakan, terkhusus hari ini, pihaknya menyosialisasikan penyuluhan hukum dan penerangan hukum serta pendidikan antikorupsi tingkat SD.

“Jaksa masuk sekolah merupakan tindakan preventif (pencegahan) tindak pidana korupsi dilakukan anak-anak, remaja dan pemuda. Dengan begitu dapat mencegah korupsi sejak dini,” ujarnya.

Lanjutnya, pencegahan Tindak Pidana Korupsi diberikan sejak dini, agar siswa-siswi dapat mengerti hukum pidana apabila melakukan tindak pidana korupsi dan budaya lama yang bertentangan dengan hukum semakin berkurang.

Selain itu, pihaknya juga mngenalkan institusi kejaksaan, pencegahan narkoba sejak dini serta penegakan dalam proses hukum.

Laporan          : Shandy April

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here