Kejar Target Operasi, Debt Colector Leasing Nekat Jual Motor Konsumen

0
488
Gelapkan Motor: Tersangka M Rivandra (30), saat diperiksa petugas penyidik Polsek Prabumulih Timur. Warga Jalan Bima Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara ini ditangkap petugas karena nekat menggelapkan dan menjual motor Honda Scoopy milik salah satu konsumen perusahaan leasing PT Summit Otto Finance, tempatnya bekerja, Jumat (05/1) pagi.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Lantaran ingin memenuhi target dari pimpinan ditempatnya bekerja, seorang debt colector perusahaan leasing (pembiayaan, red) nasional yakni, M Rivandra (30) nekat menggelapkan dan menjual motor Honda Scoopi milik salah satu konsumennya, Rima Sukmahayati (40) warga Perumnas Prabu Indah blok 12 No. 10 RT 07 RW 04 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih ke temannya seharga Rp 5.000.000.

Akibat perbuatannya, kini warga Jalan Bima Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian sector (Polsek) Prabumulih Timur. Pegawai debt collector perusahaan leasing PT Summit Otto Finance ini berhasil dibekuk petugas gabungan Tim Buser Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih, Jumat (05/1) pagi.

Penangkapan pelaku dilakukan, setelah petugas menerima laporan korban Rima Sukmahayati dengan laporan polisi nomor : LP/B-277/XII/2017/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr tanggal 30 Desember 2017 kemarin. Terungkap, dalam laporan korban dirinya didatangi pelaku yang merupakan debt collector PT Summit Otto Finance untuk menyita motor korban karena menunggak angsuran selama dua bulan. Namun setelah diambil, sepeda motor tersebut tidak diserahkan ke pihak leasing melainkan dijual pelaku kepada orang lain.

Aksi pelaku itu diketahui, setelah korban kembali didatangi pihak leasing dan menyebutkan motor belum sampai ke PT Summit Otto Finance. Atas kejadian tersebut, oleh Rima kasus itu ia laporkan ke polsek Prabumulih Timur.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, dan berbekal ciri ciri serta informasi keberadaan pelaku, selanjutnya petugas gabungan Tim Buser Prabumulih Timur dan Buser Polres Prabumulih yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur, Ipda Gharasa Zahra Zahirah STrK kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Dihadapan petugas pelaku mengaku telah menjual motor tersebut ke temannya berinisial SND seharga Rp.5.000.000 rupiah. Pelaku menyebut, dirinya terpaksa melakukan perbuatan itu untuk menutupi biaya target operasi yang dibebankan oleh pihak leasing.

“Uang hasil penjualan, saya gunakan untuk menutupi target yang dibebankan pihak leasing, kalau target terpenuhi saya akan mendapat bonus,” aku M Rivandra.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Gharasa Zahra Zahirah S.Tr.K mengatakan saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan di Polsek Prabumulih timur.

“Saat ini pelaku masih dalam proses penyidikan. Akibat Ulahnya pelaku akan dikenakan Pasal 372 KUHP atas kasus penggelapan,” tegas AKP Hernando.

Laporan : Taufik Hidayat

Editor     : Donny