Kejar Pelaku Perampokan Dua Ruko, Polisi Gabungan Kembali Terlibat Adu Tembak

0
442

#Satu Tewas, Satu Terluka, dan Dua Kabur

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Saling jual tembakan mewarnai aksi penangkapan para pelaku perampokan dua unit ruko (rumah toko) di Jalan Jenderal Sudirman, yang saat itu sedang menginap di Hotel Tetesan Embun Kecamatan Betung, Banyuasin. Anggota Timsus Gurita Polres Prabumulih, yang dipimpin KBO Sat Reskrim, Iptu Akhyar, dan dibantu anggota Buser Polres Banyuasin, Buser Polsek Betung, dan Buser Polsek Babat Toman Polres Muba, akhirnya terpaksa memberikan tindakan tegas kepada keempat pelaku.

Akibatnya, satu pelaku yakni Angga alias Ndut (22) warga Desa Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, tewas dilokasi penangkapan. Sementara satu pelaku lagi, yaitu Abdulrahman (23), warga Desa Selangit, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas berhasil diamankan dan hanya mengalami luka tembak pada bagian kakinya. Sedangkan dua pelaku lainnya, yang identitasnya sudah dikantongi berhasil kabur melarikan diri.

Berdasarkan informasi di lapangan, penangkapan kawanan pelaku yang diketahui berjumlah empat orang itu bermula saat Timsus Gurita Polres Prabumulih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kawanan pelaku perampokan bersenpi di dua unit ruko di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Prabumulih Timur, pada Senin (12/03/2018) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wib kemarin. Aksi pelaku perampokan ini sempat terpergok seorang anggota Timsus Gurita yang sedang berpatroli dan terlibat baku tembak. Namun sayang, kawanan pelaku ini berhasil melarikan diri dengan menggunakan satu unit mobil jenis minibus dan lari kearah Kabupaten Muaraenim.

Anggota Timsus Gurita Polres Prabumulih, yang tidak ingin kehilangan jejak pelaku kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Polsek dan Polres yang ada di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel. Upaya petugas ini pun membuahkan hasil, Tim Gurita mendapatkan informasi dari Polsek Babat Toman, Polres Muba bahwa mereka berhasil mengamankan satu pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat). Dari pengakuan pelaku curat itulah diketahui, jika para pelaku pencurian di wilayah kota Prabumulih adalah rekan-rekannya.

Selanjutnya dari hasil penyelidikan lanjutan, petugas akhirnya mengetahui keberadaan para pelaku yang saat itu sedang menginap di Hotel Tetesan Embun, Kecamatan Betung. Tak ingin kecolongan untuk kedua kali, petugas Timsus Gurita Polres Prabumulih, dipimpin KBO Sat Reskrim, Iptu Akhyar, serta dibantu sejumlah anggota Buser dari Polres Banyuasin, Buser Polsek Betung, dan Buser Polsek Babat Toman Polres Muba langsung melakukan penggrebekan.

Namun lagi-lagi, tak mudah bagi petugas untuk menangkap kawanan pelaku tersebut. Keempat pelaku kembali memberikan perlawanan dan menembaki rombongan petugas dengan senjata api rakitan milik para pelaku. Akibatnya, bak sebuah film action kedua rombongan petugas dan pelaku kembali saling jual beli tembakan hingga sempat membuat warga sekitar lokasi panic.

Tetapi berkat kesigapan petugas gabungan, akhirnya satu pelaku yakni Angga alias Ndut berhasil dilumpuhkan dan tewas dilokasi setelah terkena muntahan peluru. Sementara satu pelaku yaitu, Abdulrahman hanya mengalami luka tembak di bagian kaki dan sudah diamankan. Sedangkan dua pelaku lagi, saat kejadian berhasil melarikan diri ke dalam hutan.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH saat dikonfirmasi mengatakan penangkapan para pelaku kawanan pencurian tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan Polsek dan Polres-Porles yang ada di wilayah Polda Sumsel.

Selain mengamankan satu pelaku bernama Abdulrahman, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 pucuk senjata api rakitan berikut amunisi, 1 unit mobil honda mobilio warna merah maron, 8 unit handphone, 1 tas berisi pakaian pelaku, 1 tas berisi alat pertukangan ungkung diduga digunakan untuk membongkar toko/ruko, serta barang hasil curian mereka di kota Prabumulih.

”Tim gabungan kami juga masih berada di lapangan untuk melakukan pengejaran kepada kedua pelaku lainnya. Identitasnya keduanya sudah kami ketahui, semoga dalam waktu dekat dapat ditangkap,” sebut Eryadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kawanan pelaku berhasil membongkar dua rumah toko (ruko) di dua lokasi berbeda yakni, toko Eiger yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur dan toko Service Centre handpone Oppo. Kawanan pencuri bersenpi ini masuk dengan cara merusak rolling door ruko dan memecahkan pintu kaca ruko.

Aksi para pelaku ini juga sempat dipergoki petugas yang sedang berpatroli. Namun bukannya menyerah, para pelaku yang diketahui berjumlah empat orang ini malah memberikan perlawanan dengan menembak petugas patrol tersebut. Tak ayal, aksi saling tembak pun terjadi. Para pelaku berhasil melarikan diri dengan menggunakan satu unit mobil jenis minibus dan lari kearah Muaraenim.

Laporan : Taufik Hidayat/*

Editor     : Donny